Solok

Pacu Kuda Ditutup, Ekonomi Rakyat menggeliat

Warta Andalas | Senin, 07 Mei 2018 - 10:10:54 WIB | dibaca: 542 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Pelaksanaan iven pacu terbuka dan tradisioal pada putaran VII tahun 2017/2018 yang dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 5 - 6 Mei 2018, resmi ditutup. Pagelaran pacu kuda terbuka dan tradisional ini didukukng oleh Pordasi Sumbar serta jajaran Forkopimda Kota Solok. 

Jusmardi, Kadis Pora Kota Solok mengatakan sangat bahagia dengan dilaksanakannya  iven pacu kuda terbuka dan tradisional, dimana pelaksanaannya berlangsung sukses. Yang tidak kalah bahagianya iven ini dihadiri oleh masyarakat Kota Solok dan dari luar Kota Solok dengan antusias, walaupun dalam pelaksanaanya sempat diguyur hujan lebat. Tapi antusias pengunjung bukan berkurang tapi makin membludak dan ramai.

Jeprizal, assisten II juga menungkapkan rasa syukurnya dimana dalam pelaksanaannya setiap kegiatan dan agenda dapat dilaksanakan dengan baik tanpa halangan apapun. Sebuah ungkapan terima kasih atas dukungan semua pihak, masyarakat, termasuk petugas keamanan, panitia, yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tidak terjadi insiden yang dapat mengganggu pelaksanaan iven pacu kuda terbuka dan ttradisional.

H. Rusli Khatib Sulaiman, ketua LKAAM Kota Solok menyebutkan iven pacu kuda tradiasional dan terbuka merupakan salah satu jalan untuk menjalin silaturahmi antara sesama anak bangsa di Kota Solok. Pada iven ini kita bercampur dan berbaur dari berbagai tempat asal sekitar Kota Solok dan tetangga Kota Solok.

Nasril In, Dt. Malintang Sutan, anggota DPRD Kota Solok dari Fraksi Golkar Indonesia raya sangat mendukung jika iven pacu kuda jadi iven daerah dan dijadikan agenda rutin untuk mengangkat destinasi wisata Kota Solok. Dengan ramainya kunjungan wisatawan ke Kota Solok terutama yang databg untuk melihat pacu kuda, iven ini dapat menjadu salah satu unggulan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Solok. DPRD Kota Solok akan terus menganggarkan jika iven masuk dalam agenda kalender wisata Kota Solok.

Reiner, ST, MM, Wakil Walikota  Solok  mengaku sangat bangga dengan iven alek nagari dimana dengan iven pacu kuda ekonomi masyarakat juga ikut terangkat. Ekonomi masyarakat bertumbuhan dan UKM berlomba mendapatkan kue ekonomi sebagai dampak dari pelaksanaan iven pacu kuda terbuka dan tradisional. "" Kita berharap iven seperti tetap dibudayakan dan dijadikan olahraga rakyat yang diharapkan mampu memberi nilai lebih dan tambah bagi ekonomi Kota Solok. Pada putaran terakhir dan penutup dimenangkan oleh kuda kamang krom dengan lintasan sejauh 1600 meter.(zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)