Solok

Ny. Yet Zul Elfian Himbau Agar Biasakan Berbahasa Minang dengan Anak

Warta Andalas | Kamis, 11 Oktober 2018 - 14:46:37 WIB | dibaca: 386 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Lambat laun bahasa ibu masyarakat minang bakal hilang dan tidak dikenal lagi, kecuali ketika pelaksanaan acara adat. Bahasa Minang ini dikawatirkan akan hilang karena banyaknya keluarga yang menggunakan bahasa Indonesia dengan anak-anaknya, baik kala dirumah atau diluar rumah. Akibatnya banyak para generasi muda ketika berkomunikasi menggunakan bahasa gado-gado. Bercampur antara bahasa Indonesia dan bahasa Minang, akibatnya ketika dialog ini terjadi kedengaran aneh dan rancu. Kondisi inilah yang dikawatirkan lambat laun menggerus bahasa Ibu dan pada generasi kedepan bahasa Minang hanya terdapat dimuseum, dan ketika diucapkan terdengar aneh dan asing.

Ny. Yet Zul Elfian, Ketua Dekrasda/Ketua TP PKK Kota Solok menghimbau seluruh warga Solok untuk tidak menggunakan bahasa lain saat berbicara dengan keluarga dan anak-anaknya. Dalam berkomunikasi dengan keluarga dan anak-anak sebaiknya menggunakan bahasa Minang agar bahasa Ibu masyarakat Minang ini tidak jadi bahasa yang langka. Selain itu, para generasi muda harus dibiasakan agar pada saat berkomunikasi bahasa tersebut tidak asing ditelinga mereka.

Coba perhatikan, ujar Yet, orang batak ketika komunikasi dengan anaknya selalu bahasa batak, orang jawa begitu juga dan mereka tidak pernah meniggalkan entitasnya sebagai orang jawa. Karena itu agar bahasa Minang tidak aneh dan asing ditelinga generasi muda apalagi yang lahir dan besar dirantau, biasakanlah komunikasi dengan bahasa Minang, baik kala dirumah atau diluar. (Zulfikar)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)