Sijunjung

Nekad Perkosa Penumpang, Sopir Travel Ditangkap Polisi

Warta Andalas | Jumat, 12 April 2019 - 21:30:06 WIB | dibaca: 194 pembaca

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Sungguh bejat kelakuan oknum sopir salah satu travel ini, bukannya mengantarkan penumpangnya dengan selamat sampai di tempat tujuan, namun malah membuat penumpangnya harus mengalami kejadian yang tidak akan dilupakan seumur hidupnya. Salah seorang penumpang mobil travel sebut saja Melati (45) menjadi korban pemerkosaan oleh sopir travel itu sendiri pada Rabu (10/4) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, Kejadian itu bermula disaat korban menggunakan jasa angkutan travel dari Jambi menuju Solok jenis Daihatsu Luxio bernomor polisi BA 1685 OE. Dimana sebelumnya ada beberpa orang penumpang yang telah diturunkan dan diantarkan ke alamat oleh pelaku sekaligus sopir tersebut. Setelah semua penumpang diantarkan oleh sang sopir tersebut, maka tinggal korban sendiri yang berada didalam mobil dan belum diantarkan oleh sopir. Kemudian, si korban yang duduk dibelakang disuruh sang sopir untuk pindah kebagian depan dan tanpa rasa curiga korban pun menuruti hal tersebut dengan alasan teman ngobrol menjelang rumah korban.

Pelaku alias si sopir tersebut pun mulai memainkan modusnya, entah setan apa yang merasukinya, didalam perjalanan pelaku tiba tiba mengatakan hendak menjemput pakaian terlebih dahulu kerumahnya, dimana pelaku membawa korban ke tempat di nagari Palaluar kecamatan Koto VII.  Korban pun sempat tidak menaruh curiga apapun, namun dirinya mulai curiga disaat pelaku membawa kendaraan itu ketempat sepi dan jalan rusak bahkan karena tidak mengetahui daerah tersebut korban pun bertanya kepada pelaku kemana dirinya akan dibawa.

Namun, pelaku yang sudah kerasukan menyuruh korban diam dan menyuruh untuk keluar dari mobil dan menarik korban untuk pindah ke kursi belakang dengan paksa. Korban sempat melawan dan berteriak, namun pelaku yang diketahui berinisial “AS” (26) warga nagari Palaluar, kecamatan Koto VII kabupaten Sijunjung tersebut mengancam akan membunuh korban jika tidak menuruti kemauannya. Korban pun akhirnya menuruti kemauan si pelaku tersebut karena takut akan dibunuh pelaku.

"Karena dibawah ancaman, pelaku akhirnya melakukan pemerkosaan terhadap korban. Setelah melakukan perbuatan itu, pelaku juga mengambil uang korban sebesar Rp.100 ribu dan mengantarkan korban ke simpang Simancuang Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan atau tepatnya ditepi jalan lintas Sumatera dan meninggalkannya begitu saja," tutur Kapolres AKBP. Driharto didampingi Kapolsek Koto VII Iptu Yulizaherman dan Kasubag Humas Iptu Ajo Nasrul Nurdin.

Pihaknya menjelaskan, korban yang mengalami kejadian tersebut langsung melaporkan kepada pihak travel yang ditumpanginya tersebut dan dari pihak travel tersebut akhirnya menjemput korban dan membawa ke kantor Polsek Koto VII untuk melaporkan kejadian yang dialaminya untuk penindakan lebih lanjut. Kurang dari 12 jam, pelaku pun akhirnya dapat ditangkap.

"Setelah membuat laporan, anggota langsung bergerak mencari pelaku pada malam itu juga. Namun anggota hanya menemukan kendaraannya saja, sedangkan pelaku tidak ada disana. Polisi pun tak hilang akal, dan terus mencari jejak keberadaan pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut," ungkapnya.

Kemudian, tambah Ajo pada esok harinya, Kamis (11/4) sekitar pukul 09.00 WIB pelaku berinisial “AS” berhasil ditangkap dirumahnya dan digelandang ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

“ Saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Sijunjung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, beserta barang bukti yang juga kita amankan," pungkasnya. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)