Sawahlunto

Nagari Kolok Gelar Halal Bihalal Tigo Tungku Sajarangan

Warta Andalas | Sabtu, 30 Juni 2018 - 18:03:42 WIB | dibaca: 263 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Bertempat di SMN 9 desa Kolok Nan Tuo kecamatan Barangin, hari ini, Sabtu (30/6) Kanagarian Kolok menggelar acara halal bihalal tigo tungku sajarangan, yang dihadiri para tokoh Kanagarian Kolok serta Paslon Calon Wako dan Wawako terpilih, Deri Asta – Zohirin Sayuti.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kolok Ir. Dahler mengatakan bahwa sebelumnya kegiatan tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan sebelum Pilkada.

“Namun atas berbagai pertimbangan dan dikhawatirkan ada Paslon yang merasa dirugikan, maka pelaksanaannya ditunda dan baru dilaksanakan hari ini,” terangnya.

Saat ini, lanjut Dahler, ajang Pilkada telah usai dan mari kita berama-sama menyatukan presepsi untuk membangun kota ini.

“Jangan lagi ada perbedaan, seperti kemarin-kemarin yang ada sedikit perpecahan karena berbeda pilihan. Mari kita bersama mewujudkan pembangunan kota Sawahlunto ini menjadi lebih baik,” pintanya, dihadapan para undangan seperti Ketua LKAAM Adi Muaris Khatib Kayo, MUI, Bundo Kanduang (Tigo Tungku Sajarangan), Ketua KAN se-kota  Sawahlunto, Ninik Mamak, Cadiak Pandai dan Alim Ulama, Bundo Kanduang Nagari Kolok, Risnawati M.Pd, Okto Verisman yang mewakili Kakan Kemenag serta puluhan tamu dari berbagai unsure lainnya.

Senada dengan Ketua KAN Kolok, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Adi Muaris Khatib Kayo juga mengingatkan bahwa saat ini ajang Pilkada telah selesai, dan jangan lagi ada perbedaan – perbedaan.

“Kita telah berhasil melaksanakan Pilkada badunsanak yang damai, dan itu telah kita buktikan. Untuk itu, sekarang mari kita bersama-sama mendukung Paslon terpilih untuk membangun dan mengimplementasikan program-programnya,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Calon Walikota terpilih Deri Asta mengajak untuk melupakan berbagai perbedaan yang ada selama musim Pilkada kemarin.

Dikatakannya, halal bihalal hari ini merupakan ajang silaturrahmi untuk memperpanjang usia.

“Kalau disandingkan dengan ilmu kesehatan, silaturrahmi dapat memperpanjang usia. Kalau tidak salah, ada satu penelitian bahwa silaturrahmi akan menimbulkan interaksi komuniksi, memacu ion positif yang ada di tubuh kita. Jadi, hal ini sinergi antara ilmu agama dengan ilmu  kesehatan. Intinya adalah, untuk kebaikan kota kita kedepan,” paparnya.

Lebih jauh, ia juga mengucapkan terimakasih atas terlaksananya Pilkada yang aman, damai dan kondusif.

“Ini pesta demokrasi, ada yang menang dan ada yang kalah. Biduk Lalu Kiambang Batauik. Pilkada dibuat bukan untuk merusak silaturrahmi, akan tetapi ajang untuk memilih visi-misi calon kepala daerah. Untuk itu, jangan ada lagi perbedaan perbedaan pendapat,” harapnya.

Kedepan, imbuh Deri Asta, tidak ada lagi Paslon 1, 2 atau 3, tapi yang ada adalah tim yang akan membangun kota ini.

“Terkait keberadaan MUI, LKAAM dan stake holder lainnya, mungkin saat ini kurang diperhatikan anggarannya, dan kedepan akan kita pikirkan,” pungkasnya. (ap)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)