Sijunjung

Mukhlis R Diminta Tak masuk kanntor Lagi

Warta Andalas | Sabtu, 26 November 2016 - 15:40:48 WIB | dibaca: 453 pembaca

WARTA ANDALAS,SIJUNJUNG- Pasca tertangkap basah oleh masyarakat saat berduaan di kamar bersama istri sopirnya, gelombang penolakan terhadap Ketua DPRD Sijunjung Mukhlis Rasyid terus bergulir. Selain tokoh adat dan keagamaan di Kabupaten Sijun­jung, juga para tokoh masyarakat menuntut Mukhlis R diberhentikan dari keanggotaan DPRD Sijunjung. Mukhlis juga diminta untuk tidak masuk kantor lagi.

Selain itu, mereka mendesak pihak terkait seperti Badan Kehormatan (BK) DPRD dan partai Gokar untuk mengeluarkan reko­mendasi pemecatan atas nama Mukhlis Rasyid sebagai anggota DPRD Sijunjung karena telah meru­sak nama baik lembaga dan partai.

Bahkan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat kabupaten Sijunjung juga mendesak agar Mukhlis R tidak lagi men­datangi Kantor DPRD Sijunjung sebagai wakil rakyat. Salah seorang tokoh masyarakat kecamatan Lubuk Tarok, Rusli Jawaher berharap agar seluruh proses kasus Mukhlis R tersebut dijalankan sesuai dengan aturan yang tegas dan transparan.

Karena menurutnya, masyarakat Sijunjung saat ini ingin melihat sejauh mana ke­pedulian pihak terkait, seperti BK DPRD dan partai Golkar yang mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi tegas kepada Mukhlis R.

Menurut Rusli Jawaher, proses hukum di kepolisian sudah selesai dilaksanakan, meski banyak suara sumbang dari masyarakat yang mengaku kecewa karena yang bersangkutan tidak mendapatkan hukuman yang semestinya.

“Sekarang masyarakat Sijun­jung ingin melihat sejauh mana kinerja BK DPRD dan partai untuk menjawab harapan masya­rakat agar yang bersangkutan mendapatkan sanksi tegas, khu­susnya sanksi tegas dari partai yang mengusungnya menjadi Ketua DPRD Sijun­jung,” tutur Rusli Jawaher kepada warta­wan, Jum’at (25/11).

Dari segi politik, Rusli jawaher menilai bahwa partai Golkar harus memenuhi tuntutan masyarakat agar kepercayaan terhadap Partai Golkar tetap berlangsung. Se­balik­nya, jika partai Golkar tidak mengambil tindakan yang tegas, maka kepercayaan dan simpati masyarakat serta popularitas partai Golkar pun akan menurun di mata masyarakat. 

”Sebagai partai yang memiliki moto Suara Rakyat Suara Golkar, maka partai Golkar Sijunjung harus mende­ngar aspirasi masyarakat. Jika Golkar bisa bertindaka tegas, maka Golkar bisa menjadi partai yang akan terus didukung masya­rakat,” jelas Rusli Jawaher.  

Sementara itu, ketua BK DPRD Sijunjung, Dasri Rajo Timbu mengatakan, bahwa BK DPRD Sijunjung telah memanggil saksi kunci tertangkap basahnya Mukhlis R bersama istri sopirnya di rumah dinas pemda Sijunjung. Saat ini BK DPRD terus me­ngumpulkan data dan keterangan seluruh saksi yang melihat eks Ketua DPRD itu berada dalam kamar selingkuhannya tersebut saat digerebek warga pada Jumat (18/11) malam lalu.

“Kita sudah memanggil dan mendengarkan kesaksian bebe­rapa saksi, dan kita juga terus mengumpulkan seluruh data yang ada. Menurut kita, jika saudara Mukhlis R sudah bersedia mem­bayar denda 100 zak semen saat sidang adat di balai adat nagari Muaro setelah dirinya ditangkap warga, maka secara nyata saudara Mukhlis R mengaku bersalah. Dan itu juga akan menjadi pedo­man kita untuk mengeluarkan rekomendasi kepada partai tem­patnya bernaung,” tutur Rajo Timbu.(ednjonkz)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)