Opini

Oleh: Cece Febrianti (Mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang)

Muda, Bersuara dan Berkarya

Warta Andalas | Selasa, 15 Januari 2019 - 20:45:47 WIB | dibaca: 1487 pembaca

Generasi muda atau yang lebih dikenal dengan generasi millenial adalah salahsatu istilah yang sering dikaitkan dengan perubahan yang terjadi. Tapi tanpa mereka sadari,  mereka sendiri tidak paham dengan apa yang terjadi. Sedangkan mereka merupakan titik ujung tombak yang akan melakoni kehidupan ini kedepannya, dimana generasi muda inilah yang akan meneruskan prinsip hidup yang telah diwarisi yang akan menjadi kekuatan dan perubahan bagi bangsa ini.

Akan tetapi, kebanyakan dari mereka berpikir bahwa “Kami tak punya harapan”.  Padahal harapan itu akan selalu ada pada diri mereka, jika mereka mau berusaha dan bermimpi dengan pendidikan dan keterampilan yang mereka miliki. Maka, mereka akan mampu mengubah ekonomi bangsa ini yang selalu menuntut lebih.

Tetapi ekonomi global yang cepat berubah menuntut para generasi muda tersebut untuk memilik keterampilan khusus yang semakin meningkat pada saat banyak sistem pendidikan yang berjuang.

Pada tahun 2030 nanti, akan ada 2 miliar pria dan wanita yang akan mencari peluang untuk masa depan yang cerah di seluruh dunia. Akan tetapi masalah terbesar saat sekarang ini adalah pendidikan yang  terbatas.

Dari informasi yang ada,  61% dari anak usia 12-14 tahun di dunia gagal menguasai keterampilan membaca dan matematika dasar. Anak perempuan dan laki laki remaja membutuhkan dukungan, baik itu moral ataupun materil untuk menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah dengan hasil pembelajaran yang bermakna.

Gadis remaja, anak laki-laki dan orang muda lainnya membutuhkan dukungan untuk memahami hak-hak mereka dan membangun aset dan agensi mereka sendiri untuk membuat pilihan hidup. Ini merupakan peluang untuk terlibat secara sosial, termasuk secara digital dan untuk menyuarakan pendapat mereka tentang masalah yang memengaruhi mereka.

Ketika mereka mulai pada posisi yang kurang menguntungkan, maka mereka akan membutuhkan tenaga ekstra untuk memahami apa yang ada di hadapan mereka, oleh karean itu mereka membutuhkan dorongan dan semangat untuk mendapatkan kepercayaan diri dan membuka pintu untuk kesempatan yang sama.

Kamu muda akan menjadi pencipta solusi yang secara aktif akan terlibat sebagai “pemecah” dalam proses Tantangan Pemuda. Tantangn pemuda akan membuka ruang bagi mereka untuk mengumpulkam solusi baru dan meningkatkan minat di kalangan kaum muda.

Kamu muda akan berpartisipasi dalam semua keputusan kunci kemitraan, kombinasi saluran online dan offline akan digunakan untuk membawa kamu muda kedalam proses tata kelola yang ada, dan itu akan menunjukan standar baru untuk menghubungkan kaum muda dalam dunia kerja dan debat kebijakan di semua tingkatan. Dengan memprioritaskan penyertaan suara-suara muda di seluruh spektrum ide, budaya dan konteks kehidupan akan menghubungkan jaringan dan organisasi pemuda yang ada untuk memajukan dialog global tentang partisipasi pemuda.

Generasi muda diminta harus berani menyuarakan keyakinan diri mereka. Apa yang dirasakan sekarang belum tentu akan sama dengan apa yang terjadi ke depannya.

Suarakan hati dan pemikiran anda, dimana anda akan merasa nyaman dengan lingkungan yang anda ciptakan dan yang akan membawa perubahan bagi generasi muda itu sendiri.

Yakinkan pada diri generasi muda bahwa mereka bisa menemukan posisi yang pas untuk diri mereka. Kesalahan yang terjadi saat ini dan ketakutan akan ketidakmampuan meraih masa depan jangan menjaadi beban yang berlebihan. Jadikan itu motivasi untuk merakul diri sendiri sekuat yang anda bisa. Sedikit demi sedikit pasti perubahan itu akan ada yang akan membawa generasi muda ini pada gerbang kehidupan yang sesungguhnya. (**)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)