Opini

Oleh: Rika Puspitasari (Sekertaris Partai Berkarya Jakarta Timur)

Merawat Identitas dan Semangat Perempuan, dalam Negara Demokrasi

Warta Andalas | Rabu, 14 Maret 2018 - 06:47:07 WIB | dibaca: 619 pembaca

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi rakyat, yang dalam implementasinya selalu berorientasi bagi kepentingan rakyat. Sebab rakyat merupakan pemegang kedaulatan tertinggi dalam sebuah negara, yang telah di akui serta dilindungi oleh Konstitusi.

Seiring dengan hal itu, tentu keberpihakan Negara dalam sistem demokrasi harus benar-benar adil dan transparan perihal intervensi nilai-nilai dasar perjuangannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demokrasi sejatinya harus memberi ruang gerak bagi siapa saja, entah itu kaum lemah, kaum mampu, kaum perempuan maupun Laki-laki. Sebab dalam konstitusi seluruh warga negara memiliki hak yang setara. Artinya tidak adanya unsur tebang pilih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kita baru saja melewati tahap dan proses perivikasi faktual serta Pengundian nomor urut partai politik di indonesia. Tentu hal ini sangat menarik untuk di cermati. Salah satu hal yang sangat kompleks adalah partisipasi perempuan lebih sedikit ketimbang kaum laki-laki. Ini adalah sebuah hal menarik yang menurut saya sangat krusial untuk dibicarakan dalam beberapa pentas diskusi maupun Seminar nasional. Sebab perempuan juga memiliki hak yang sama dimata hukum dan berhak untuk berekspresi di segala aktifitas Berdemokrasi seperti halnya berpolitik.

Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah perempuan indonesia kurang mampu untuk memimpin sebuah negara? Ataukah wanita indonesia tidak mampu untuk berdebat soal politik? Dua pertanyaan krusial itu menurut hemat saya perlu dikaji secara detail dan secara intens. Sehingga tidak menimbulkan opini buruk di kalangan kaum perempuan indonesia.

Harapannya semoga seluruh kaum perempuan dapat mengisi dan merawat nilai-nilai kemerdekaan ini dengan baik. Salah satunya adalah lewat berpolitik.

Sebab wanita yang maju adalah mereka yang mampu bergotong royong membangun sebuah peradaban baru, dan mereka Yang siap menjadi garda terdepan dalam membangun jembatan perubahan bagi seluruh warga negaranya. (**)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)