Agam

Mengapungnya Ikan di Danau Maninjau

Warta Andalas | Kamis, 08 Februari 2018 - 11:17:36 WIB | dibaca: 117 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Akibat angin kencang sejak Hari Minggu(4/2) menyebabkan sekitar 50 ton karamba jaring apung di Danau Maninjau, Kabupaten Agam mati keracunan.

Kapala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto didampingi Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Edi Metrial mengatakan ikan yang mati terlihat mengapung di permukaan air. Rabu(7/2).

"Ikan yang mati berasal dari 800 petakan karamba jaring apung milik pembudidaya di sekitar kawasan Danau Maninjau, ikan yang mati mulai dari bibit sampai ikan yang siap panen, ujarnya.

Ia mengatakan ikan yang mati di akibatkatkan oleh angin kencang yang menyebabkan sisa pakan naik kepermukaan, dan oksigen di dalam perairan menjadi sedikit, sehingga ikan menjadi pusing dan mati.

"kerugian yang di tanggung oleh para pembudidaya ikan keramba jaring apung di kawasan danau maninjau mencapai Rp 1,25 miliar, harga perkilogramnya RP 25 ribu langsung dari pembudidayanya" ujarnya lagi,

Pihak Pemda siap membantu pembudidaya ikan keramba jaring apung seperti membantu segi pembibitan, alat berat, dan bantuan lainya

Sebelumnya pemerintah telah melarang pembudidaya dengan keramba jaring apung di danau vulkanik tersebut, karena Danau Maninjau sudah tercemar berat dan untuk mengatasi ini budidaya ikan harus dihentikan.

Sudah saatnya pembudidaya ikan untuk mengalihkan budidaya ikan dari keramba jaring apung ke kolam air deras, kolam air tenang, mina padi dan lainnya. (khw)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)