Sawahlunto

Mengaku Dijambret dan Gelapkan Uang Perusahaan, Warga Solok Diamankan Polres Sawahlunto

Warta Andalas | Kamis, 15 Agustus 2019 - 07:44:46 WIB | dibaca: 10301 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Jajaran Sat Reskrim Polres Sawahlunto mengamankan NDN (30) warga Gang Mangga, Pandan Kota Solok, yang diduga telah membuat laporan palsu ke Polsek Muaro Kalaban pada tanggal 25 Juli yang lalu.

Menurut Kapolres Sawahlunto, AKBP. Zamrony Wibowo, S.IK, MH didampingi Kasat Reskrim Zulkifli Ritonga, pria kelahiran 29 September  1989 itu diamankan pada hari Jum’at sore tanggal 09 Agustus kemarin.

“Yang bersangkutan diamankan setelah terbukti membuat laporan Palsu di Polsek Muaro Kalaban dengan Nomor : LP /06/VII/2019 SPKT Polsek MKB Tanggal 25 Juli 2019 tentang Tindak Pidana Pencurian dan Kekerasan/Jambret,” ungkapnya.

Dalam laporan palsu itu, imbuh Kapolres, pelaku mengaku telah mengalami kerugian 1 buah tas selempang warna hitam yang berisikan uang sejumlah Rp.105.000.000,- dan 1 unit Tab Merk Lenovo warna hitam.

“Namun setelah dilakukan lidik konvensional dan ITE  terkait laporan tersebut, didapatkan bukti bahwa tidak benar telah terjadinya Tindak pidana jambret, dan uang ada dit as pelaku saat itu hanya kurang lebih Rp. 23 juta,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolres, bahwa 2 Minggu sebelum pelaku melapor telah dijambret ke Polsek Muaro Kalaban, pelaku telah menerima pembayaran dari pelanggan Indomarco sebesar kuranglebih Rp. 82 juta, namun uang itu tidak disetorkan ke perusahan melainkan digunakan untuk membayar hutang dan berfoya-foya.

“Untuk mnutupinya, pelaku menseting seolah-olah telah dijambret oleh orang takj dikenal (OTK) pada tanggal 25 Juli 2019 di jalan Sawahlunto – Muarokalaban,” imbuhnya.

Dari penangkapan tersebut dan disaksikan Vandri Arfando (29) yang merupakan Karyawan PT. Indomarco serta Emil Trisandi (30), Polisi menyita sejumlah barang milik pelaku, diantaranya 1 Unit sepeda motor Yamaha Jupiter, 1 unit Tab Merk Lenovo warna hitam dalam keadaan terbakar yang sebelumnya di katakan hilang, Speaker yang d beli pelaku dari hasil kejahatan, 1 unit HP Samsung dan Kwitansi pencicilan kulkas.

Selain itu, petugas juga mengamankan uang sejumlah Rp. 970.000,- yang diduga merupakan sisa uang perusahaan yang digelapkan. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)