Profil

Mampu Wujudkan Obsesinya Berbagi Resep Kecantikan, Metta Iskandar Jadi Inspirasi Wanita

Warta Andalas | Sabtu, 02 Desember 2017 - 16:55:34 WIB | dibaca: 159 pembaca

WARTA ANDALAS, CIANJUR - Sukses menggeluti usahanya di bidang Property, Pertambangan dan Cosmetic berlabel Ratu Galuh, tak membuat wanita cantik yang pernah dinobatkan sebagai Pemenang Putri Batik Indonesia tahun 1994 dan Mojang Priangan 1993 ini menjadi tinggi hati.

Senyum manis dan keramahan yang kelaur dari bibir tipisnya nan menawan itu, akan selalu menciptakan kesan bahwa Metta, panggilan akrab Metta Iskandar sang pemilik merk Ratu Galuh Kencana merupakan wanita yang sangat ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja, dan dari kalangan mana saja.

Buktinya, selain pernah dipercaya menjadi salah seorang pengurus di DPP Real Estate Indonesia (REI) bidang Chair of the Member Advocacy Team, periode 2004-2007, saat ini wanita kelahiran Cianjur, 2 Febuari 1974 itu juga didaulat menjadi salahsatu pengurus DPP Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) dan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, yang dideklarasikan di hotel Grand Cempaka Jakarta, baru baru ini.

 

Keramahan wanita berbasic pendidikan Pertambangan dan Bisnis ini, juga dibuktikan Warta Andalas, saat berjumpa di Restaurand Hotel Grand Cempaka beberapa waktu lalu. Meski awalnya Warta Andalas yang bertampang pas-pasan dan bahkan bisa dibilang dibawah rata-rata ini merasa sedikit grogi dan minder, namun keramahan tutur kata Metta yang penuh kelembutan dan tak terlihat sedikitpun keangkuhan, membuat perasaan tak PD (percaya diri) itu pun sirna seketika.

Didampingi dua assisten yang salahsatunya mengaku bernama Ratna, dalam bincang-bincang itu Metta mengungkapkan perjalanan usahanya, khususnya product cosmetic Ratu Galuh yang belakangan ini digelutinya.

 

Awalnya, ia mengaku prihatin dengan beredarnya berbagai merk cosmetic yang justru dapat merusak kecantikan wanita Indonesia, akibat bahan-bahannya yang tidak memenuhi standar serta bahan kimia yang berlebihan.

“Saya prihatin, saat ini banyak beredar cosmetic menggunakan bahan kimia. Itu bahaya bagi perempuan Indonesia,” ujarnya, tampak serius.

Sebab, lanjut Metta, penggunaan bahan kimia berlebihan, entah itu pemutih atau yang lainnya, akan menimbulkan dampak buruk bagi kulit.  Apalagi kulit yang sensitif.

“Padahal, Indonesia dengan warisan leluhurnya, kaya akan ramuan-ramuan mempercantik diri, termasuk bagian-bagian intim pribadi. Kenapa sih harus minded luaran,” tandasnya.

Metta menyebut, perempuan-perempuan dahulu, merupakan inspirasi kecantikan yang tiada taranya. Kisah Ken Dedes lantaran “angin nakal” sehingga betisnya terlihat membuat Ken Arok semaput untuk memilikinya, ataupun kisah Roro Mendut yang berjualan rokok termahal di dunia bila menyalahkan rokok di dalam kebayanya,  ataupun kisah Nyi Dayang Sumbi dengan Sangkuriang-nya.

 

Terkait hal itu, Metta mengaku bahwa keprihatinannya itulah yang menjadi isnpirasi dan motivasi baginya untuk menciptakan product cosmetic yang aman dengan mengandalkan bahan-bahan herbal alami.

Lalu, Metta pun memulainya dengan menemui seorang pakar essential oil dari Rusia, sekaligus membentuk team ahli kecantikan di bawah dokter ahli kecantikan. Alhasil, lahirlah produk-produk ramuan herbal asli leluhur, jauh dari penggunaan bahan kimia, seperti nutrisi kulit dari sabun yang  diraciknya dari ekstrak dan minyak tumbuhan, sehingga bukan hanya kehalalannya terjamin, tetapi juga kualitasnya masuk ke kelas sabun premium.

 

“Alhamdulillah, produk-produk kami yang mampu mengembalikan kecantikan seseorang yang rusak ini dapat diterima masyarakat, baik itu beauty oil, masker maupun sabun,” paparnya.

Dikatakan Metta, hingga saat ini sudah tak terhitung ribuan testimoni (kesaksian) dari masyarakat. Rata-rata mereka mengaku dapat mengembalikan kecantikannya yang telanjur rusak oleh cosmetic lain, menjadi sehat dan normal.

Bahkan, lanjut Metta, tak hanya masyarakat Indonesia saja yang telah mempercayai product Ratu Galuh, akan tetapi Ratu Kerajaan Brunai pun kepincut dengan produk kecantikannya. Selain itu pemasaran Ratu Galuh juga telah mampu menembus ke mancanegara, diantaranya Philipina, Thailand, Malaysia dan Siangapura.

 

Menurut Metta, Ratu Galuh Kencana yang dirilis Maret 2007 lalu, sudah lolos pengujian dari BPOM, juga punya workshop di Cianjur dan Bekasi. Produknya dijajakan secara online. Tapi, lantaran sambutan hangat masyarakat, Ratu Galuh juga telah memiliki puluhan reseller di hampir setiap propinsi.

“Jujur saja, saya puas jika produk kami dapat mengembalikan kecantikan perempuan Indonesia, karena obsesi saya untuk membagi rahasia kecantikan, dapat dirasakan semua perempuan Indonesia khusunya. (ap/imo)

Foto:

Metta Iskandar, pemilik Ratu Galuh Kencana, cosmetic berbahan alami berlabel Ratu Galuh.





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)