50 Kota

LKM-A Suri Indah Limapuluh Kota, Terus Berkembang

Warta Andalas | Senin, 27 Januari 2014 - 21:50:28 WIB | dibaca: 1063 pembaca

Para pengurus Gapoktan Sinamar dan LKM-A Suri Indah Nagari Sungai Rimbang berfoto bersama dengan Camat Suliki Hardan tim pembina PUAP di depan sekretariat LKM-A setempat, usai RAT 2013

WARTA ANDALAS, LIMAPULUH KOTA - Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Suri Indah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinamar Kenagarian Sungai Rimbang Kecamatan Suliki semakin menunjukan perkembangan menggembirakan. Selama tahun 2013 saja aset LKM-A ini bertambah sebesar Rp42,3 juta.

“Dalam tahun ini aset kita bertambah sebesar sebesar 34,3% atau meningkat menjadi Rp223,3 juta pada akhir tahun 2013 dari saldo akhir tahun 2012 sebesar Rp118 juta,” ungkap Ketua Gapoktan Sinamar Hafrizal Har didampingi Manager Umum LKM-A Suri Indah Wiwid Defrianti kepada wartawan di Suliki, kemarin.

Sementara pendapatan kotor sebanyak Rp56,7 juta dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp10 juta lebih. Sedangkan realisasi pinjaman selama tahun 2013 sebesar Rp228,8 juta lebih yang dinikmati oleh 151 orang dari total anggoat 244 orang.

Penyaluran pinjaman terbesar berada pada sektor pemasaran sebesar Rp67,2 juta (35%), sektor pertanian Rp46,8 juta (25%), sektor peternakan Rp34,5 juta (19%), sektor hortikultura Rp24,7 juta (13%) dan sektor perkebunan sebanyak Rp16 juta (9%).

Lebih lanjut dipaparkan, dana tersebut dihimpun dari tabungan dan  simpanan kurban, masyarakat, pendidikan dan simpanan hari raya sebanyak Rp31,9 juta. Berikut penyertaan/saham sebesar Rp30,4 juta, modal Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) Rp100 juta dan pinjaman revolfing Rp40 juta.

“Kami optimis peningkatan yang menggembirakankan ini akan memacu LKM-A Suri Indah Gapoktan Sinamar lebih berkembang lagi dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Perkembangan tersebut membuktikan semakin tingginya kesadaran anggota kelompok tani dan masyarakat yang tergabung di dalam lembaga permodalan milik petani ini,” ungkap Hafrizal.

Hafrizal otimis dari perkembangan hingga akhir tahun 2013 tersebut, simpanan anggota dan masyarakat yang kini berjumlah Rp31,9 juta akan meningkat siknifikan hingga Rp100 juta pada tahun 2014 ini. Begitu pula simpanan wajib dan penyertaan  saham ditargetkan akan bertambah sebanyak Rp60 juta dan pertambahan dari sumber dana lainnya.

“Kita memproyeksikan pendapatan kotor tahun depan naik menjadi Rp70 juta dan laba bersih tidak akan kurang dari Rp15 juta. Jika ini tercapai, maka aset hingga akhir tahun sekarang diperkirakan akan mencapai Rp473 juta atau naik sebesar Rp250 juta dari aset sekarang Rp223,3 juta,” yakin Hafrizal. (zal)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)