Sawahlunto

Lepas Jemaah Umroh, Kemenag Sawahlunto Ingatkan 5 Hal

Warta Andalas | Selasa, 30 Oktober 2018 - 21:31:00 WIB | dibaca: 179 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto diwakili Kepala seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU), Azwir mengingatkan 5 hal pokok yang harus diperhatikan masyarakat jika menunaikan ibadah haji dan umrah melalui pihak sawasta.

Demikian disampaikan Azwir, saat memberikan sambutan melepas jemaah umrah, AET Travel Indonesia PT. Penjuru Wisata Negeri, di Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto, Selasa (30/10).

“Ada 5 kepastian yang harus diketahui masyarakat saat melaksanakan ibadah ke Tanah Suci melalui pihak swasta, yakni pasti travelnya, pasti pesawatnya, pasti jadwalnya, pasti hotelnya dan pasti visanya,” kata Azwir.

Disamping ucapan terimakasih, Kasi PHU menghimbau Biro Travel bertanggungjawab penuh dalam pemberangkatan maupun pemulangan jemaah umrah. “Mudah-mudahan jemaah selamat, baik pergi begitu pula pulang, Amien,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto, H. Zohirin Sayuti mengingatkan agar jemaah umrah menanamkan keikhlasan beribadah, tidak bersikap sombong atau sering bercanda seolah-olah mengolok-olok.

“Di Tanah Suci itu, setiap kejahatan yang kita lakukan langsung menerima balasan,” ungkap Zohirin, saat  melepas secara resmi pemberangkatan jemaah umrah Kota Sawahlunto, seraya menceritakan pengalaman spiritualnya sewaktu berada di Tanah Suci.

Selain itu, Wawako mengakui, pembinaan manasik haji dan umrah di Kota Sawahlunto selama ini paling matang dibanding daerah lain. Karenanya, masyarakat tidak usah ragu dengan manasik haji dan umrah di Kota Sawahlunto. “Kematangan manasik haji dan umrah telah kami rasakan sendiri,” puji Zohirin.

Sebelumnya, Manajer AET Travel PT Penjuru Wisata Negeri cabang Sawahlunto, Yusriman Taufik menyampaikan, sebanyak 46 orang jemaah umrahnya akan diberangkatkan tanggal 1 November besok dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Madinah, memakai Pesawat Lion Air. “Nanti mereka berada di Madinah 5 hari, berikutnya 6 hari di Mekah,” terang Taufik.

Menjelang pembacaan doa, Komisaris Utama PT Penjuru Wisata Negeri, Nasution memasangkan sehelai kain persegi panjang (syal) khas Biro Travel bersangkutan kepada Wawako, dilanjutkan pemasangan serupa  ke Kasi PHU. (f@hmi)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)