Solok

Launching SIP Bersama, Pemko Solok Target Nol KKN

Warta Andalas | Rabu, 13 Desember 2017 - 13:52:08 WIB | dibaca: 222 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - De Relazion. Pemerintah Kota Solok menggelar Launching "SIP Bersama", Sistem Informasi Perizinan Beras Solok Serambi Medinah, yang mana sistem perizinan ini sejalan dengan visi dan misi Kota Solok, Kota Solok Kota Beras Serambi Medinah. Hadir Koordinator Khusus dan Supervisi Pencegahan Wilayah III Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Adlinsyah, M, Nasution, Wakil Walikota Solok Reiner, ST, MM, DPRD Kota Solok, Ninik Mamak, Polresta Solok, AKBP Doni Setiawan, SIK, Dandim 0309 Solok Letkol Arh. Priyo Santoso. Sekdako Solok Rusdianto.

Walikota Solok H. Zul Elfian, SH, MSi, mengatakan dengan dilaksanakannya launching SIP Bersama ini, diharapkan tidak ada terjadi lagi proses pelayanan masyarakat yang amburadul dan tidak jelas. Setiap masyarakat yang mengurus perizinan dan membutuhkan pelayanan dari pemerintah Kota Solok, tidak perlu lagi dikawatirkan dengan hal yang aneh-aneh. Semua sistem pelayanan yang dilakukan sudah transparan dan jelas jenis pelayanan apa yang dibutuhkan, termasuk angka-angka dari biaya yang dikenakan dari jenis pelayanan tersebut. Masyarakat cukup melengkapi bahan-bahan yang diperlukan yang mengirimkan semua bahan tersebut secara online. "Jadi tidak ada lagi proses pelayanan bawah meja dan tidak ada lagi kesulitan atau apapun alasanya untuk mempersulit masyarakat dalam memberikan pelayanan pada masyarakat" Kata Zul Elfian. 

Untuk saat ini Kota Solok, kata Zul Elfian, menjadi percontohan bagi daerah lain dalam hal pelayanan prima, transparan, dan bebas dari KKN. Kami ingin Kota Solok tercepat dalam pelayanan kepada masyarakat, jika masyarakat membutuhkan pelayanan terutama pelayanan darurat, seperti pelayanan ambulan dan lainnya. Khusus untuk pelayanan perizinan tidak ada lagi namanya pelayanan yang rumit dan berbelit-belit. Jika masyarakat mengajukan permohonan, jika persyarakatan lengkap saat itu juga akan diproses tanpa menunggu lama. "Ini semua terwujud berkat kerjasama semua pihak dan stakeholder di Kota Solok" Katanya.

Yutriscan, SE, Ketua DPRD Kota Solok sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemerintah Kota Solok dalam mewujudkan pelayanan prima dan transparan kepada masyarakat Kota Solok. Dengan launching SIP Bersama ini diharapkan semua proses pelayanan dan perizinan dapat terlaksana sesuai dengan aturan dan perundang-undangan. Kedepan tidak lagi ditemukan oleh masyarakat, saat mengurus perizinan, operator yang tidak ada ditempat atau komputer maupun jaringan yang bermasalah. DPRD Kota mendukung Sistem Informasi Perizinan Beras Solok Serambi Medinah, agar masyarakat lebih mudah dalam memperoleh pelayanan.

Adlinsyah, M. Nasution mengungkapkan KPK RI saat ini sedang fokus pada pencegahan KKN tapi saat ini KPK RI sedang menyusun format bagaimana caranya melakukan pencegahan agar KKN tersebut tidak berkembang menjadi sebuah kejadian luar biasa seperti Korupsi. Potensi korupsi dipemda terdapat dan dimulai dari perencanaan hingga penganggaran. Pemerintah daerah tidak masalah membuat program dan menganggarkan dalam APBD asal jelas dan tidak ada negosiasi dalam hal penganggaran tersebut. Tidak ada lagi namanya APBD itu diurai Atik setiap saat, apalagi setiap kegiatan tersebut sudah menggunakan satuan harga, analisis satuan biaya, dan standart biaya. KPK RI Akan tagih sistem terintegrasi antara planning dan budgeting, apakah sudah terintegrasi dengan baik, dan saya akan tunggu.(zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)