Solok

Lantik Sekda, Bupati Solok Tegaskan Untuk Tegakan Displin ASN

Warta Andalas | Senin, 03 April 2017 - 20:10:09 WIB | dibaca: 290 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Senin, (27/3) pekan lalu, Bupati Solok H. Gusmal, SE,MM, Dt. Rajo Lelo didampingi Wakil Bupati Solok, melantik Azwirman, SE, MM, menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Defenitif, menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Solok Edisar, SH, MM, Dt. Manti Basa, diruangan Pelangi Kantor pemerintahan daerah Kabupaten Solok di Arosuka.

Pelantikan pejabat tinggi pratama dilingkungan pemkab Solok ini dihadiri oleh unsur Muspida Kabupaten Solok, yaitu Kapolres Arosuka, AKBP Re Ngenana, Kapolres Solok Kota, AKBP Susmelawati Rosya, Dandim 0309 Solok, Pengadilan Negeri Koto Baru, Kajari Solok, Pengadilan Agama, Kementerian Agama Solok, KPU Kabupaten Solok serta dari BUMN/D.

Selain itu, pemerintah daerah Kabupaten Solok juga mengundang para petinggi partai politik, Ormas, Orsos, Organisasi Kepemudaan, Bundo Kanduang, PKK Kabupaten Solok, Ninik Mamak, dan walinagari se Kabupaten Solok.

Disamping itu juga diundang oleh Pemerintah Kabupaten Solok mantan petinggi Kabupaten Solok, seperti mantan Sekda Kabupaten Solok Solok, M. Saleh, SH, MM, yang saat ini menjabat Sekda Pasaman Barat, Bupati Agam yang diwakili oleh Staf Ahli Ir. Jetson, SH.

Yang tergolong istimewa dalam pelantikan Azwirman, SE, MM, sebagai Sekda Kabupaten Solok, dan baru pertama kali dilakukan dalam setiap pelantikan pejabat tinggi pratama di Sumatera Barat, yakni pembacaan salawat kepada Nabi Muhammad Rasulullah, diawal pelantikan dengan dipandu oleh seorang ulama yang ditunjuk oleh Kementerian Agama Kabupaten Solok.

Artinya, kata Gusmal, pemerintah Kabupaten Solok dalam memulai sesuatu tugas maupun pekerjaan, selalu dengan menyebut nama ALLAH serta Salawat kapada Nabi, tujuan agar pelantikan Sekda Kabupaten Solok penuh berkah dan rahmat dari-NYA.

Begitu juga dalam melaksanakan tugas pemerintahan nantinya Sekda Kabupaten Solok selalu berjalan pada koridor dan ketentuan yang telah ditetapkan serta meninggalkan hal-hal yang dinilai melanggar ketentuan ALLAH SubhanaLLAHU Wa Ta’alla. Tidak melakukan suap, gratifikasi, serta perbuatan lainnya yang melanggar UU.

H. Gusmal, SE, MM, Dt. Rajo Lelo mengingatkan dipundak Sekretaris Daerah Kabupaten Solok defenitif ini terletak beban dan tanggung jawab yang tergolong berat. Selain melaksanakan tugas negara maupun daerah dalam posisinya sebagai Sekda kabupaten Solok, Azwirman, SE, MM, memiliki tanggung jawab besar terhadap jajaran ASN. Tanggung jawab bagaimana mengelola, mengatur, menegakan Disiplin ASN, agar selalu berada dalam koridor dan ketentuan Undang-Undang serta peraturan yang mengikutinya. Karena, terkait disipilin ASN, peringkat Kabupaten Solok, beberapa waktu belakangan agak anjlok dan merosot pada urutan terendah di Sumtera Barat.

Ditegaskan Gusmal, disiplin ASN merupakan tanggung jawab utama bagi setiap ASN yang bekerja dilingkungan pemrintah daerah Kabupaten Solok, bahkan ketentuan tersebut sudah diatur secara gamblang dan jelas dalam UU ASN. Jadi,tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk berlalai-lalai dan bermain saat jam kerja, karena jika disiplin ASN ini tidak ditegakan maka tidak ada rasa tanggung jawab ASN dalam melaksanakan tupoksinya sebagai seorang abdi negara dan pelayanan masyarakat.

Dan kesemrautan dan ketidak pastian sangat mungkin akan terjadi dilingkungan pemerintah daerah Kabupaten Solok. Kedepan tanggung jawab ini merupakan kewenangan Sekda Kabupaten Solok Azwirman, SE, MM, karena jabatan Sekda merupakan jabatan tinggi Pratama dilingkungan ASN pada wilayah tempat dia bekerja sebagai Sekda.

Azwirman, SE, MM, punya kekuasaan dan kewenangan dalam membina dan memberikan sanksi pada ASN yang nakal dan tidak bertanggung jawab terhadap tugasnya. Bahkan, bila perlu Sekda Kabupaten Solok lebih sering turun ke SKPD-SKPD dan mendata serta memantau ASN yang tidak berada dikantornya, kecuali ASN tersebut sedang ditugaskan keluar kantor untuk keperluan dinas.

Kemudian, Kata Gusmal, disamping Empat Pilar Pembangunan Kabupaten Solok, Pemkab Solok saat ini sedang menggalakan syi’ar islam diwilayah Kabupaten Solok, dengan menggalakan kegiatan Magrib mengaji, serta Subuh berjama’ah disetiap nagari-nagari di Kabupaten Solok.

Dengan dukungan DPRD Kabupaten Solok, Muspida, Kementerian Agama, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Tokoh masyarakat, dan pemerintahan nagari, syi’ar Islam akan kembali hidup ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Solok.

Mesjid maupun mushola yang selama ini vakum akan kembali bergaung dengan lantunan ayat suci Al Qur’an, panggilan azan akan selalu menggema disetiap mushola dan surau di Jorong-jorong pada setiap nagari.

“Untuk itu kita minta dan dorong orang tua agar aktif mengajak anak-anaknya ikut belajar mengaji dan membawa keluarga mereka ikut sholat berjama’ah disetiap mesjid dan mushola dilingkungan tempat tinggalnya. Siapa lagi yang akan menghidupkan syi’ar Islam jika bukan kita, tanpa dorongan, tauladan, serta pengawasan orang tua mustahil anak-anak mau ikut belajar Al Qur’an dan ikut sholat berjama’ah. Dan program magrib mengaji serta subuh berjamaah sulit terlaksana dengan baik, karena itu orang tua wajib memberikan contoh yang baik bagi keluarganya” Pesan Gusmal.

Disamping itu, pemerintah Kabupaten Solok akan berupaya menjadikan Kabupaten Solok menjadi Kabupaten terbaik seperti masa lalu, dan menaikan peringkat Kabupaten Solok kelevel teratas seperti sebelumnya. Dan yang pertama kali dilakukan adalah dengan menegakan disipli ASN dilingkungan pemerintah Kabupaten Solok, dan saya yakin DPRD Kabupaten Solok akan mendukung kegiatan pemerintah Kabupaten Solok ini.

Sementara itu, ketua DPRD Kabupaten Solok H. Herdinalis, SH, MM, ditemui Media online/Tabloid www.wartaandalas.com seusai pelantikan Sekda Kabupaten Solok menuturkan sangat mengapresiasi kebijakan dan program yang saat ini dilakukan oleh Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, Dt. Rajo Lelo bersama Wakil Bupati Yulfadri Nurdin.

Kegiatan Magrib mengaji dan subuh berjama’ah merupakan kegiatan yang sangat baik, dimana pada saat ini persoalan ibadah merupakan persoalan berat bagi sebagian orang apalagi jika berbicara masalah sholat berjama’ah terutama diwaktu subuh.

Waktu subuh inilah yang dihidupkan kembali oleh pemerintah Kabupaten Solok dengan program-program yang telah berjalan. Bukan hanya itu, tapi sasaran utamanya adalah bagaimana syi’ar islam berkembang ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Solok dan Sholat subuh berjama’ah menjadi budaya. Begitu juga dengan membaca Al Qur’an, dengan program magrib mengaji diharapkan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Solok yang tidak bisa baca Al Qur’an.

Azwirman, SE, MM, Sekda Kabupaten Solok kepada Media Online/Tabloidwww.wartaandalas.com menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, Dt. Rajo Lelo dan Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, serta DPRD Kabupaten Solok.

Amanah sebagai pejabat tertinggi pratama Kabupaten Solok, yang dibebankan merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan sebaik mungkin serta penuh rasa tanggung jawab, karena tanggung jawab pembinaan, pengawasan, serta koordinasi setiap ASN dalam menjalankan tupoksi berada dipundak Sekda. (Zulfikar)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)