Lintas Provinsi

Lahan Islamic Center Kembali Digarap Penambang Ilegal, Sementara PC Belum Kembali

Warta Andalas | Jumat, 04 Januari 2019 - 19:43:49 WIB | dibaca: 154 pembaca

WARTA ANDALAS, PANGKALPINANG - Hampir sepekan barang bukti  2 (dua) alat berat jenis eksavator/PC  yang diamankan di Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum terlihat kembali  berada dihalaman kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kedua alat berat PC mini bermerk Kobelco berwarna biru dan PC merk Hitachi berwarna oranye, lantaran ketangkap tangan menambang dilokasi lahan Islamic Center milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Kep.Babel)

Namun, kini lahan Islamic Center milik Pemprov Kep Babel kembali di tambang lagi oknum masyarakat yang mengaku mendapat izin dari satpol PP Babel.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dihimpun Pewarta HPI Babel dilapangan, sewarga yang diketahui inisial TF mengakui bahwa kegiatan tersebut hanya untuk meratakan tanah dan akan ditanam bibit tanaman hutan.

Namun ia tidak menggelak ada kegiatan penambangan disana dan telah diketahui Satpol PP Babel.

" Lahan itu diratakan dan akan ditanami bibit pohon hutan, tapi kan sayang kalau timahnya masih ada ya kita angkat ..sayangkan pak " kata TF saat dihubungi oleh Pewarta HPI Babel melalui handphone selulernya, Jum'at (4/1/2018).

Lalu TF juga menjelaskan selain sudah diketahui satpol PP Babel, kegiatan penambangan itu berkerjasama dengan salah satu koperasi milik institusi di Bangka Belitung.

Sementara itu, Pewarta HPI Babel sempat mengkonfirmasikan kepada Kasat Satpol PP Babel Yamowa Harefa untuk menanyakan hal tersebut melalui pesan WhatsApp sekitar jam 12.51 wib, namun belum ada jawaban dari yang bersangkutan, sehingga berita ini terpaksa diturunkan. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)