Nasional

Lagi, Dewan Pers Tak Hadiri Sidang Gugatan IMO-Indonesia

Warta Andalas | Kamis, 13 September 2018 - 16:19:25 WIB | dibaca: 560 pembaca

WARTA ANDALAS, JAKARTA – Lagi-lagi, Dewan Pers tak hadiri jadwal sidang gugatan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia dengan perkara gugatan No: 439/PDT/2018, di Pengadilan Jakarta Pusat, hari ini, Kamis (13/9).

Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F Ismail didampingi Sekretaris Jendral M. Nasir Bin Umar menyampaikan bahwa sebagaimana diketahui IMO-Indonesia adalah Organisasi Perusahaan Pers Online yang menggugat Dewan Pers terkait surat No:  371/DP/K/VII/2018.

Menurutnya, gugatan tersebut dilayangkan terkait protes sejumlah orang yang mengatasnamakan wartawan, organisasi wartawan maupun perusahaan pers tertanggal 26 Juli lalu, yang suratnya ditembuskan kepada 11 Institusi.

“Hal ini sangat merugikan IMO-Indonesia sebagai organisasi yang baru akan genap berusia satu tahun, pada 27 Oktober 2018 nanti,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Organisasi IMO-Indonesia, Jeffry Karangan menyatakan sangat menyesalkan mangkirnya Dewan Pers dalam jadwal sidang kedua ini.

“Dewan Pers sebagai lembaga masyarakat pers Indonesia seharusnya  mengerti dan memahami dampak dari surat yang dilayangkan, dan sudah sepantasnya memberikan keterangan dalam persidangan ini sehingga menjadi terang benderang,” sebutnya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Dudung SH,MH salahsatu kuasa hukum IMO-Indonesia menuturkan bahwa sudah sepatutnya Dewan Pers hadir dalam agenda sidang kali kedua ini.

“Dengan demikian, Dewan Pers dapat menjadi panutan Masyarakat Pers Indonesia terkait kewenangan yang dimiliki, dan mematuhi hukum acara yang berlaku di Indonesia,” ungkapnya.

Senada dengan Prof. Dudung, Tjandra Setiadji, SH, MH yang juga merupakan kuasa hukum dari IMO-Indonesia, sangat menyayangkan mangkirnya Dewan Pers pada jadwal sidang gugutan IMO-Indonesia  kedua ini.

Dikatakannya, sebagai lembaga yang menjadi panutan Masyarakat Pers Indonesia, seharusnya Dewan Pers patuh kepada hukum acara dan dapat memberikan pencarahan kepada publik terkait permasalahan digugatnya oleh IMO-Indonesia.

Sebelumnya, dalam jadwal sidang pertama yang diagendakan pada Selasa 4 September yang lalu, Dewan Pers juga tidak menghadirinya.

Tampak hadir dalam sidang kali kedua ini, Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, Sekretaris Jendral IMO-Indonesia M. Nasir Bin Umar, Ketua Bidang Organisasi IMO-Indonesia Jeffry Karangan, Anggota Biro Hubungan Antar Lembaga Vidi SM Simanjuntak serta team kuasa hukum yang terdiri dari Prof. Dudung, Maskur Husain, Tjandra Setiadji, Ali serta beberapa kerabat yang senantiasa selalu mengawal persidangan gugatan ini. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)