Sawahlunto

Komisi I DPRD Kota Pasuruan Belajar ke Kota Sawahlunto

Warta Andalas | Senin, 20 Januari 2014 - 14:38:30 WIB | dibaca: 1477 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Sebanyak 12 orang rombongan Komisi 1 DPRD Kota Pasuruan, Senin, (20/1) mengunjungi kota Sawahlunto yang langsung disambut  secara hangat  Walikota Kota Ali Yusuf, SPt, di Balaikota.

Tampak dalam  acara penyambutan itu, Sekdako H.Zohirin Sayuti, SE, DPRD Kota Sawahlunto yang diwakili Adi Ikthibar, SH dan Asrizal, SE, Asisten 1 Efriyanto, S.Sos, MM, Kepala SKPD yang terkait serta Camat.

Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Zainul.A, SE sebagai kepala rombongan dalam eksposnya  menyampaikan bahwa kota Pasuruan secara topografisnya hampir sama dengan kota Sawahlunto yang luasnya hanya 35 km.

 “Namun bedanya  dengan kota peninggalan tambang ini adalah pada segi jumlah penduduknya, yang diperkiraan  206 ribu  jiwa”, jika dibandingkan dengan kota Sawahlunto” sebutnya.

Terus terang, sambung H. Zainur.A, SE, motivasi DPRD Kota Pasuruan  berkunjung ke kota ini, karena kami ingin belajar bagaimana kiat-kiat Pemerinta Kota Sawahlunto bersama DPRD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah pasca menipisnya cadangan batubara di era 2000  lalu. Pasalnya, kota ini berdiri dan terkenal ke seantero dunia berkat batubara. Bila kita cermati, setiap daerah bertambangan yang telah menipis kandungan SDAnya, biasanya daerah itu akan menjadi kota hantu, tapi anti tesis yang terjadi di kota ini, malahan Sawahlunto kembali mengeruak sebagai kota wisata yang cukup dikenal di Indonesia. “

Nah,  dari hasil kunjungan ini, kami akan melakukan evaluasi dan mencoba menerapkan kebijakan publik itu di Kota pasuruan” sebutnya sambil memperkenalkan rombongan Komisi 1 kepada Walikota.

Walikota Ali Yusuf, Spt sangat berterima kasih atas kunjungan Komisi 1 DPRD Kota Pasuruan ke Kota Sawahlunto.” Ini merupakan penghormatan tertinggi yang diberikan Pemko Pasuruan kepada Sawahlunto” sebut pria berusia 44 tahun.

Disamping itu, Ali Yusuf juga menjelaskan secara singkat sejarah berdirinya kota Kuali ini, mulai dari  ditemukan cadangan batubara sebanyak 250 juta ton oleh Ahli geolog bangsa Belanda W.H de Geve, exsplorasi dan exsploitasi pada 1 Desember 1888, masa kejayaan sebagai penghasil batubara 1920-1990, menipisnya deposit baubara dekade 2000 an sampai mengeliat kembali pada  masa kepempimpianan Amran  Nur selama 2 periode.

” Dan, alhamdulillah, pada 25 Juni  lalu, saya bersama pasangan Isme, SH dilantik sebagai Walikota-Wakil Walikota pengganti bapak Amran Nur, dan tetap akan melanjutkan program beliau dengan visi mewujukan masyarakat Sawahlunto yang mandiri, produktif, religius dan pemerintah yang melayani. Visi ini adalah aplikasi dari visi dan visi kota Sawahlunto” jelas Ali Yusuf.

Usai acara, dilanjutkan kunjungan ke RSUD, Dinas Pariwisata serta tak ketinggalan pula melihat objek Objek wisata, seperti lobang Mba Soero, Musium Gudang Ransum, Waterboom dan Kawasan danau Kandih. (Eryanto Melhisi)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)