Lintas Provinsi

Ketum Himpunan Pewarta Indonesia: Anggota Akan Diberi Perlindungan Hukum

Warta Andalas | Senin, 02 Juli 2018 - 20:51:53 WIB | dibaca: 561 pembaca

WARTA ANDALAS, DENPASAR – Setelah terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) dalam deklarasi yang digelar di RM. Wong Solo Denpasar Bali, Senin (2/7), Maskur Husein menyoroti maraknya kekerasan yang terjadi terhadap para pemburu berita.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya usai terpilih menjadi Ketum, dalam deklarasi HPI tersebut. Bahkan, ia uang juga berprofesi sebagai , menyatakan akan membela hak-hak wartawan yang tergabung dalam HPI.

Menurutnya, wartawan sebagai anggota HPI memiliki perlindungan hukum secara pribadi. Disamping itu, secara tegas Maskur menyatakan  perlindungan hukum itu akan diberikan secara cuma-cuma atau gratis.

“Saya berjanji, setiap anggota HPI yang berperkara dengan hukum akan dapat perlindungan dan tidak dipungut biaya,” jelas Maskur.

Pada kepemimpinannya kedepan, ia juga memaparkan program 100 hari kerja HPI, diantaranya akan menggelar kompetensi untuk wartawan sebagai persyaratan utama yang ditetapkan oleh dewan pers.

Yang terpenting, imbuh Maskur, hal pertama yang akan dilakukan adalah mempersiapkan legal standing untuk organisasi. Pengenalan organisasi juga jadi program kerja HPI dalam 3 bulan berjalan.

“Publikasi perlu dilakukan untuk mengenalkan organisasi ke khalayak luas. Disamping untuk merekrut anggota di seluruh Nusantara,” jelas Maskur Husein.

Sementara, deklarator HPI Yakub F. Ismail mengatakan, perkembangan dan pertumbuhan jurnalistik di era global, profesi jurnalis harus mampu menjawab tantangan perubahan.

Menurutnya, pekerja jurnalistik di Indonesia, bukan tidak mungkin akan melakukan tugasnya atau membuka perwakilan di negara lain.

“Yang saat ini tengah kita hadapi adalah era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dengan kecanggihan teknologi sekarang, sudah tidak ada batas lagi pekerja jurnalistik atau perusahaan pers membuka perwakilan di negara lain. Kita disini menyiapkan HPI ini,” jelas Yakub, yang juga Ketua Umum IMO-Indonesia. (ss/imo)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)