Bireuen

Kejari Bireuen Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Perbaikan Pengamanan Tebing Krueng Samalanga

Warta Andalas | Selasa, 11 Desember 2018 - 18:50:21 WIB | dibaca: 216 pembaca

WARTA ANDALAS, BIREUEN  -  Kejaksaan Negeri Bireuen berhasil membongkar kasus dugaan korupsi perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga melalui Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui sumber dana APBN sekitar Rp 6,2 miliar pada tahun 2016 lalu.

Aparat Kejaksanaan sangat eksis dalam mengungkapkan kasus korupsi kususnya di Kabupaten Bireuen. Dan bukan saja kasus di BPBD yang dibongkar oleh kejaksaan namun mereka saat ini sedang mendalami kasus dugaan korupsi lainnya.

Apa yang dilakukan aparat penegak hukum di Bireuen wajar di apresiasi terlebih terkait hasil pembongkaran kedok para koruptor yang ingin merampas uang negara dengan cara yang disusun sangat rapi oleh ketiga tersangka yang dua mereka dari rekanan proyek perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga dan satu lagi sebagai PPK.

Mochamad Jefrry SH, M. Hum kepada wartawan liputan Bireuen didampingi Kasi Pidum, T. Hendra Gunawan, Kasi intel, Fakhrillah, SH, MH ,Kasi Pidsus Roby Syahputra,SH, bersama Jaksa lainnya, mengungkapkan Senin (10/12) bahwa tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga melalui Dana Siap Pakai (DSP) adalah Mulyadi Sulaiman (MS) Sebagai Pejabat Pembuatan Komitemen (PPK), T. Bayu Din ( T BD) pemilik perusahaan dan Nazaruddin (N) selaku Direktur Perusahaan PT. Yedecober Jaya Abadi.

Disebutkan, pihaknya dalam minggu ini memanggil saksi-saksi baru sekaligus melakukan pemeriksaan kepada ketiganya sebagai tersangka, agar dapat melakukan bukti-bukti baru dan yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut sebab besar kemungkinan akan hadir tersangka baru namun terkait kasus korupsi kita tidak ada toleransi dan lebih terbuka kepada publik.

Mochamad Jefrry menjelaskan, pihaknya juga telah memanggil dan meminta keterangan mantan Kepala BPBD Bireuen Farhan Husein,MM sebagai saksi namun terkait statusnya nanti apakah bisa jadi tersangka tergantung hasil pendalaman tim kami.

Disebutkan, kerugian negara terkait kasus dugaan korupsi tersebut itu masih dalam perhitungan kami, jika diperkirakan kurang lebih mencapai 1 miliar, dan BPBD Kabupaten Bireuen mengalokasikan anggaran Perbaikan Pengaman Tebing Krueng Samalanga, Kecamatan Samalanga sebesar Rp 4.554.395.000.

Dana tersebut untuk membiayai kegiatan penanganan darurat pada Masa Transisi Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di dua lokasi, yaitu Kecamatan Peusangan dan Samalanga.

Proyek Perbaikan Pengaman Tebing Krueng Samalanga, Kecamatan Samalanga, dilaksanakan oleh PT. Yedecober Jaya Abadi beralamat Jalan Kwarcab No 25 Hagu Teungoh Kota Lhokseumawe.

Dana Siap Pakai dari APBN tersebut selain untuk proyek perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga, juga untuk pengaman tebing di Desa Uteuen Bunta, Kecamatan Peusangan dengan anggaran hampir Rp 2 miliar. (SA)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)