Sawahlunto

Kecewa Layanan PLN, Warga Segera Gelar Unjukrasa

Warta Andalas | Senin, 26 Agustus 2013 - 17:31:06 WIB | dibaca: 984 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Kekecewaan warga kota Sawahlunto terhadap pelayanan PLN yang terus melakukan pemadaman listrik tak kenal waktu, kian memuncak. Hal itu dapat dilihat dari maraknya status dan komentar di jejaring social Facebook belakangan ini.

Bahkan, dari jejaring social tersebut terungkap bahwa dalam waktu dekat ini mereka akan segera menggelar aksi unjukrasa menolak pemadaman listrik dikota yang memiliki mesin pembangkit listrik berkekuatan 2 x 100 MW serta tambang batubara ini.

Selain di jejaring social Facebook, hari ini, Senin (26/8) redaksi warta-andalas.com juga menerima pesan singkat (SMS) dari salahseorang warga kota Sawahlunto yang menyatakan bakal menggelar aksi demonstarsi menolak hal tersebut ke gedung DPRD, Kamis 29 Agustus mendatang.

Dalam pesan singkatnya, ia juga meminta agar penerima SMS turut menyebarkan guna mensosialisasikan agenda unjukrasa itu.

Berikut kalimat yang tertulis dalam pesan singkat:

“Undangan Terbuka.....Diberitahukan kepada semua masyarakat kota Sawahlunto yang merasa peduli dgn permasalahan listrik PLN, bahwa kita akan melakukan aksi demo damai jilid II pada hari Kamis/29 Agustus 2013 jam 10.00 WIB.Harap di sebarkan juga kepada yang lain...."kalau bukan sekarang...KAPAN LAGI !!!! kalau Bukan Kita.....SIAPA LAGI !!!!!”

Selain itu, guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dalam pelaksanaan unjukrasa itu, hari ini warga juga telah mengirimkan surat izin kepada pihak berwajib.

Sebelumnya, Aksi Demonstrasi serupa juga pernah dilakukan warga kota Sawahlunto pada pihak PLN di gedung dewan pada Kamis 29 Oktober 2009 silam, yang menghasilkan MoU, “PT.PLN sebagai Produsen Listrik, tidak akan mengadakan pemadaman listrik di kota Sawahlunto sepanjang masih beroperasinya 1 unit PLTU Ombilin yang ada di Sijantang Kota Sawahlunto kecuali ada Force Majeure/bencana”. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)