Dharmasraya

Kawasan Bukit Lantak Punya Potensi Wisata Besar Serta Unggulan Kalau Dikembangkan

Warta Andalas | Minggu, 21 Juli 2019 - 21:15:03 WIB | dibaca: 121 pembaca

WARTA ANDALAS, DHARMASRAYA - Putra Daerah Kabupaten Dharmasraya juga Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat terpilih  H. Syahrul Furqan, S.KM, sengaja meninjau secara langsung kawasan Bukit Lantak (Bulan) pada siang tadi 21/07/19, beliau menilai Kawasan Bulan mempunyai potensi wisata alam unggulan kalau dikembangkan.

Sejak terbukanya akses jalan yang membelah bukit lantak, hingga menembus Kecamatan Timpeh, tidak heran lagi akses semakin lancar dan masyarakat yang dulunya tinggal di wilayah kategori 3T dengan gampangnya menjangkau Ibu Kota Kabupaten Dharmasraya. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Forum Kabupaten Dharmasraya Sehat (FKDS), juga Ketua Federasi Aero Sport Indonesia Dharmasraya (FASI) disela-sela kunjungannya bersama beberapa orang warga dilokasi Bukit Lantak.

Lebih lanjut diceritakan oleh Syahrul Furqan, bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membangun terutama daerah pinggiran sudah jelas nyatanya, dulu kalau dipikir hanya rimba dan bukit barisan yang membentang disana, bahkan jauh sebelum akses jalan dibangun dirinya sempat dicemo'oh oleh masyarakat sekitar karena memilih berladang di tempat kejauhan atau rimba.

Latar belakang tersebut Furqan menunjukkan kepada masyarakat  bahwa kawasan bukit lantak potensial sekali," saya sering meninjau kesini, kebetulan punya ladang sawit beberapa hektar dengan tanaman sawitnya berkisar 400 batang disebelah pendakian kawasan bukit lantak tadi", terang beliau dengan penuh senyum.

Gerakan tangan beliau menunjuk ke kawasan hijau dengan pohon yang rindang di sisi tebing sepanjang bukit lantak, "saya menilai kawasan ini bisa dikembangkan lagi, alamnya sangat elok, sejuk, tinggal bagaimana eksekusi untuk menatanya lagi",tukuk Furqan.

Yang beliau maksud adalah agar menjadi kawasan wisata unggulan dengan menambah wahana, seperti  Flaying Fox, rumah pohon, tempat bermain lainnya di alam terbuka atau outbound. Seperti yang telah dilakukan ditempat lain di Sumbar, seperti Puncak Lawang, puncak Cinangkik Solok, dan lainnya. (hms)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)