Hukrim

Kasus KTP Elektronik, KPK Tetapkan MSH Tersangka

Warta Andalas | Kamis, 06 April 2017 - 09:32:12 WIB | dibaca: 206 pembaca

WARTA ANDALAS, JAKARTA - Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan kasus pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP Elektronik) tahun 2011–2012 pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu MSH (Anggota DPR RI).

Tersangka MSH, diduga dengan sengaja tidak memberikan keterangan atau memberikan keterangan yang tidak benar dalam persidangan perkara tindak pidana korupsi atas nama Terdakwa Irman dan Sugiharto pada pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Atas perbuatannya, MSH disangkakan melanggar Pasal 22 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

MSH merupakan tersangka keempat yang ditetapkan KPK dalam kasus KTP elektronik. Sebelumnya KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni AA (swasta) dan dua lainnya yang saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, yakni Sugiharto dan Irman. Dalam kasus ini, negara diduga mengalami kerugian sekurangnya Rp2,3 triliun dari total nilai paket pengadaan sekitar Rp5,9 triliun.(rel)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)