Solok

Kapolresta Solok: “Aplikasi Paga Nagari Bukti Polri Milik Rakyat”

Warta Andalas | Sabtu, 04 Agustus 2018 - 21:16:28 WIB | dibaca: 263 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Kapolresta Solok, AKBP Doni Setiawan, S.IK  mengungkapkan pada bahwa dibuatnya aplikasi versi android merupakan sebuah bukti Polri adalah milik masyarakat, terutama masyarakat Kota Solok yang berada diwilayah hukum Polisi Resort Kota Solok. Pembuatan Aplikasi “Paga Nagari” ini bertujuan untuk memudahkan komunikasi antara masyarakat diwilayah hukum Polresta Solok dengan pihak Polresta Solok. Sehingga apapun persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, mulai dari persoalan pidana, sosial, hukum, serta persoalan apapun, melalui Aplikasi ini, masyarakat dapat mengabarkannya secara langsung kepada Polresta Solok, untuk kemudian ditindaklanjuti oleh kesatuan-kesatuan yang ada di Kepolisian Resort Kota Solok.

Pemilihan nama Paga Nagari, ungkap Doni, agar masyarakat merasa bahwa Polresta Solok milik mereka sehingga mereka tidak takut dan ragu-ragu untuk melaporkan persoalannya kepada Polresta Solok. Bahkan masyarakat yang ingin konsultasipun akan dilayani dan diterima karena pada prinsipnya Polri adalah milik masyarakat dan rumah bagi masyarakat. Dengan aktifnya aplikasi ini masyarakat bersama Polresta Solok diharapkan mampu dan dapat menjaga daerahnya masing-masing. “Paga dalam Bahasa Indonesia adalah Pagar, artinya penjaga atau pelindung. Sedangkan nagari adalah desa, dusun, daerah atau apapun namanya ditempat lainnya. Jadi Paga Nagari artinya pelindung bagi nagari/negeri/daerah, jadi masyarakat bersama Polresta Solok akan melindungi nagari dari setiap gangguan dan tindakan kriminal maupun pidana lainnya” Ujarnya.

Terkait bakal munculnya kritikan terhadap kinerja Polresta Solok, kata Doni, itu merupakan sebuah masukan dalam rangka membenahi institusi Polrersta Solok dalam mengayomi dan melayani masyarakat. Karena pada intinya kritikan merupakan tanda cinta masyarakat pada Polresta Solok, sehingga dengan kritikan segala kekurangan dan kelemahan yang ada di Polresta Solok dapat diperbaiki, dan menjadikan Polresta Solok nyaman bagi masyarakat dalam berurusan. “Kuncinya, seluruh anggota Polresta Solok harus mampu menjadi bagian dari masyarakat. Anggota Polri harus sabar dan telaten mendengarkan keluhan dan aduan masyarakat karena Polri bukan untuk pertakut tapi Polri harus mampu menciptakan rasa nyaman, aman, dan bersahabat dengan masyarakat. (Zaky)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)