Bireuen

Kabid Pembinaan SMP: Harus Ada Pemahaman dan Kesamaan Pengertian Pelaksana UN

Warta Andalas | Minggu, 24 Maret 2019 - 20:35:51 WIB | dibaca: 358 pembaca

WARTA ANDALAS, BIREUEN - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen Drs Muhammad Nasir,M.Pd diwakili Zamzami,S.Pd,M.Pd mengungkapkan bahwa Ujian Nasional (UN) akan diselenggarakan pada bulan Maret - Mei 2019.

Dan semua pihak diharapkan ada pemahaman dan kesamaan pengertian menyangkut pelaksana UN, terkait dengan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi UN 2019.

Demikian pernyataan yang diungkapkan Kabid Pembinaan SMP, Zamzami,S.Pd.M.Pd pada acara sosialisasi UN jenjang sekolah SMP/M.Ts, SMA/MA dan SMK yang dihadiri seluruh Kepala SMP,SMA,SMK,MA,SKB dan UPTD se Kabupaten Bireuen,Sabtu (24/3) di Aula Setdakab Lama Bireuen.

Zamzami mengharapkan supaya UN tahun pelajaran 2018/2019 dilaksanakan dengan baik dan penuh integritas agar adanya hasil UN untuk perbaikan proses pembelajaran yang belum optimal sehingga adanya perubahan.

“Penilaian tidak cukup untuk meningkatkan pembelajaran jika tidak diikuti dengan adanya umpan balik terhadap hasil penilain yang dilakukan oleh guru sekaligus Doa dan usaha untuk perbaikan perubahan proses pembelajaran”, Harap Zamzami.

Selain itu terkait dengan UN yang tidak lagi  menentukan kelulusan, Zamzami mengatakan bahwa UN bagi peserta didik pada pendidikan kesetaraan berfungsi sebagai ujian penyetaraan.

UN tidak menentukan kelulusan, tetapi berfungsi sebagai ujian penyetaraan, maka  jumlah mata pelajaran yang diujikan dalam UN untuk pendidikan kesetaraan lebih banyak daripada mata pelajaran yang diujikan ada pendidikan formal.

Sementara itu Rinaldi Team Ujian Nasional dari Dinas Pendidikan Provinsi Aceh memaparkan permasalahan terkait Ujian Nasional baik Ujian Nasional Pensil Kertas ( UNPK) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kegiatan sosialisasi UN diikuti oleh seluruh Kepala SMP Negeri/Swasta, Mts Negeri/Swasta, SMA Negeri/Swasta, MA Negeri / Swasta , SMK Negeri/Swasta, Kepala SKB, Kepala UPTD Kecamatan dalam wilayah Bireuen.

Rinaldi mengungkapkan bahwa seluruh kepala sekolah tingkat satuan pendidikan harus mengetahui jelas syarat Ujian Nasional agar pelaksanaan UN nantinya aman,lancer dan sukses.

“ Kita sebagai institusi pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap suksesnya pelaksanaan UN di laksanakan serentak apalagi dengan pengeluaran dana yang sangat banyak.” Ungkapnya.

Dijelaskan tanggung jawab yang sama juga berada pada pundak para kepala sekolah sebagai satuan terendah yang menangani pendidikan. Dan pihaknya dapat memastikan bahwa seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bireuen sudah siap melaksanakan UN dengan sukses.

Sukses yang kita maksudkan di sini, tambah Rinaldi, bukan saja sukses pelaksanaannya tetapi juga kredibilitas meningkat dan sukses pula hasilnya termasuk perolehan nilai nantinya harus mencapai standar yang diharapkan.

Ditambahkan, semua pihak perlu bersinergi memberikan kontribusi agar UN bisa terlaksana secara jujur, berintegritas, dan berkualitas.

Di sisi lain terpenting adalah data penting dalam pendataan seperti nama yang ditulis di Ijazah nantinya harus sesuai dengan nama yang tertulis di Akte Kelahiran bukan dari ijazah sebelumnya. (SA)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)