Sawahlunto

Jalin Silaturrahmi dengan Wartawan, Pjs wako Sawahlunto Gelar Press Confrence

Warta Andalas | Senin, 26 Februari 2018 - 23:14:08 WIB | dibaca: 205 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Setelah efektif menjabat sebagai Pjs Walikota Sawahlunto Sumatera Barat, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar Abdul Gaffar menggelar press conference untuk bersilahturahmi dengan awak media yang bertuga di kota ini, Senin (26/2) siang.

Dihadapan puluhan wartawan dan sejumlah Kepala Dinas serta assisten yang turut mendampinginya, ia mengatakan bahwa tugas utama dan ukuran kesuksesan Pjs Walikota adalah menyukseskan Pilkada serta memastikan ASN netral. ASN memang punya hak pilih, tapi tidak boleh ikut mendukung atau kampanye. Apalagi dilingkungan pemerintahan

"Apabila ditemukan, kita akan berikan peringatan tegas dan berikan sanksi sesuai aturan dan perundangan," tegasnya.

Selain memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman, tertib, dan bebas konflik, Pjs Walikota ini juga akan fokus menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.

"Saya bertugas menyelenggarakan pemerintahan sampai terpilihnya walikota yang baru. Saya tidak boleh melakukan mutasi ASN, kecuali hal hal yang mendesak seperti pensiun dengan catatan ada ijin dari Mendagri,” ungkapnya.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan sawahlunto, lanjut dia, APBD 2018 sudah ditetapkan. Untuk itu, saya akan mengawasi dan mengontrol mulai dari sekarang hingga akhir nanti pada pelantikan Walikota yang baru yang diperkirakan pada September 2018 mendatang.

"Dalam menetapkan Perda harus ada ijin menteri. Kemudian, saya juga akan mengawasi ASN agar netral dalam pelaksanaan Pilkada. Saya sudah dua kali mengumpulkan pejabat dan mewarning agar tidak ikut ikutan dalam politik mengajak atau mengarahkan orang untuk memilih salah satu paslon,” sebutnya.

" ASN jangan ikut - ikutan tolong coblos si A si B dan Si C. Kita berharap ketika Walikota terpilih, itulah yang terbaik yang diharapkan oleh masyarakat," tambah Abdul Gaffar

Kepada wartawan, Walikota Abdul Gaffar berharap, media massa tidak membuat berita hoax, sehingga Pilkada berjalan sebagaimana mestinya. Ia mengingatkan, peran pers adalah perpanjangan tangan dari pemerintah. Oleh sebab itu, informasi yang diterima hendaknya terkonfirmasi sehingga layak untuk diberitakan. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)