Agam

Indra Catri: Memanfaatkan Kemajuan Teknologi Serta Ciptakan Generasi Berkualitas

Warta Andalas | Jumat, 30 November 2018 - 20:04:17 WIB | dibaca: 134 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - PGRI sebagai organisasi profesi turut ditantang agar mampu menggerakan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan memberikan andil tidak hanya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Lebih dari itu PGRI harus merasa terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah, pengelolaan program pembangunan, serta dalam melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif sesuai dengan tantangan abad ke 21.

Demikian di sampaikan Bupati Agam, Indra Catri saat bacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam upacara peringatan HUT PGRI ke-73, Hari Guru Nasional Tahun 2018 dan HUT Korpri ke-47, di halaman kantor bupati, Kamis (29/11).

Menurutnya, dunia pendidikan nasional hari ini menghadapi fenomena disrupsi yag disebabkan oleh digitalisasi sistem pendidikan melalui inovasi aplikasi teknologi seperti Massive Open Online Course (MOOC) dan Artificial intelligence.

Bidang pendidikan dan artificial intelligence membantu pembelajaran secara individual, yang mampu melakukan pencarian informasi dan menyajikannya dengan cepat, akurat, dan interaktif.

“Inilah yang menandai revolusi industri 4.0 khususnya di bidang pendidikan. Meski teknologi informasi berkembang demikian cepat dan sumber belajar begitu mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi,” ujarnya.

Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik. Seorang guru juga dituntut untuk mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta sebagai inspirator bagi anak didiknya.

Guru dan PGRI harus mampu mengarahkan perkembangan teknologi menjadi potensi positif alih-alih terkena dampak negatifnya. Menyikapi ini diperlukan guru dan PGRI yang profesional dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan.

“Dengan demikian, diharapkan mampu mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dengan kompetensi global. Setidaknya, terdapat tiga ciri profesional yang harus dimiliki oleh para guru,” sebut bupati.

Menurutnya, tiga ciri profesinal yaitu pertama, memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik, kedua mampu membangun kesejawatan, ketiga mampu merawat jiwa sosialnya.

Bangsa ini menitipkan amanah kepada guru untuk memelihara, mengembangkan jati diri dan membentuk karakter generasi penerus bangsa agar menjadi bangsa yang tangguh, mandiri, berdaya saing dan penuh toleransi.

“Sungguhlah tugas yang amat berat bila dipikul seorang diri, marilah kita bergandeng tangan menunaikan tugas mulia ini, karena di pundak Bapak dan Ibu Guru, kami gantungkan masa depan bangsa ini,” ujarnya berharap. (khw)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)