Sawahlunto

Honor Penyuluh Agama Islam Naik, Kemenag Bayarkan Tiap Bulan

Warta Andalas | Selasa, 26 Februari 2019 - 17:25:52 WIB | dibaca: 196 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Pasca kenaikan honor Penyuluh Agama Islam Non PNS tahun 2019 dari 500 ribu rupiah menjadi 1 juta rupiah perbulan, Kementerian Agama Kota Sawahlunto mulai tahun ini membayarkan jasa mereka melalui rekening setiap bulan.

Kepala seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Adrimas pada acara pembinaan Penyuluh Agama Islam Tahap 1 (satu), Selasa (26/2) menjelaskan, tahun kemaren honor penyuluh agama sebesar 500 ribu rupiah perbulan diberikan sekali dua bulan, namun sekarang dibayarkan setiap bulan.

“Honor bulan Januari ini sudah kami bayarkan kemaren kepada penyuluh melalui rekening,” ujar Adrimas di Aula Kemenag Kota Sawahlunto dihadapan tim pembina penyuluh agama dari Kanwil Kemenag Sumbar yang dipimpin Kabid Penmad.

Selanjutnya Kepala bidang Pendidikan Madrasah, H. Syamsul Arifin selaku ketua rombongan pembinaan penyuluh agama dari Kanwil Kemenag Sumbar mengapresiasi Kemenag Kota Sawahlunto yang telah membayarkan honor penyuluh setiap bulan., berbeda dengan Kemenag Kabupaten/Kota lain yang diberikan sekali tiga bulan.

Terkait status penyuluh, Kemenag menurut Syamsul sedang mengupayakan Penyuluh Agama Islam Non PNS ditingkatkan statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), namun untuk pengangkatan tahap pertama kata Mantan Kepala Kankemenag Kabupaten Tanah Datar itu , pemerintah tahun ini lebih mengutamakan guru honorer serta penyuluh pertanian dan tidak menutup kemungkinan jatah berikutnya Penyuluh Agama Non PNS.

Disamping itu, Syamsul juga menyinggung pelayanan haji yang dilaksanakan Kemenag dan membandingkan dengan negara lain serta pembangunan infrastruktur melalui dana SBSN (Surat Berharga Syariah Nasional).

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kota Sawahlunto, H. Idris Nazar dalam sambutannya menyampaikan, tahun 2020 nanti akan diadakan kembali rekruitmen baru Penyuluh Agama Islam Non PNS. Rekruitmen tersebut dilakukan karena masa kontrak penyuluh agama akan berakhir tahun ini.

“Masa kontrak penyuluh agama tiga tahun, kami yakin saudara sudah bekerja secara maksimal, oleh sebab itu seleksi penyuluh tahun besok jangan sampai tidak lolos,” katanya.

Lebih lanjut sambung Idris, setiap tahun Kemenag akan mengevaluasi kinerja penyuluh agama, jika ditemukan tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi maka bersangkutan diberhentikan dan akan diganti dengan yang lain.

Diingatkan pula, Menteri Agama sekarang sangat tinggi terhadap penyuluh, karenanya Kepala Kankemenag mengimbau seluruh penyuluh meningkatkan kinerja.

Selain diikuti 32 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS ditambah 3 orang Penyuluh PNS, turut hadir pada pembinaan tersebut seluruh Kepala Kantor Urusan Agama Kota Sawahlunto. (rf)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)