Purbalingga

Hadiri 3rd Unniversary N’Max Rider, Bupati Promosikan Pariwisata Purbalingga

Warta Andalas | Senin, 16 April 2018 - 09:57:22 WIB | dibaca: 84 pembaca

WARTA  ANDALAS, PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga terus berbenah dan berkembang menjadi kota pariwisata di Jawa Tengah. Bahkan geliat perkembangan pariwisata Purbalingga telah mampu mengungguli daerah lainnya.

“Pariwisata Purbalingga ditetapkan sebagai daerah dengan kunjungan wisata terbanyak ke empat di Jawa Tengah, di bawah Magelang, Solo, dan Kota Semarang,” ujar Bupati Tasdi di Rest Area Lembah Asri Serang (D’LAS), Sabtu malam (13/4).

“Disini (Lembah Asri Serang(red) dulunya hutan tapi sekarang menjadi tempat wisata. Nanti juga akan dibangun resort oleh investor Korea,” lanjutnya.

Selain itu, destinasi wisata Goa Lawa sebentar lagi juga akan disulap menjadi Golaga dan menjadi bagian dari kawasan wisata Gokuse (Goa Lawa – Kutabawa-Serang). 

Selain pengembangan wisata, daya dukung pariwisata di Purbalingga juga terus ditingkatkan. Selain resort di Serang, juga akan segera dibangun dua hotel berbintang masing-masing di Purbalingga dan Panican Kecamatan Kemangkon. Bahkan pada akhir April nanti segera dimulai pengembangan Lanud Wirasaba menjadi Bandara komersial Jenderal Besar Soedirman, dimana peletakan batu pertamanya akan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Jadi Saya mohon titip kepada anggota komunitas NR dari seluruh Indonesia. Tolong promosikan pariwisata Purbalingga. Wisata disini sangat cocok untuk kegiatan-kegiatan komunitas,”katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati yang hadir bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memberikan bantuan kegiatan sebesar Rp 3 juta kepada panitia. Bupati yang berulang tahun sehari lebih awal dibanding HUT komunktas NR juga melakukan pemotongan tumpeng.

Ketua N’Max Rider Purbalingga Yulian Rispandi menuturkan dipilihnya Purbalingga sebagai lokasi kegiatan NR tak lepas dari issu pariwisata dan industri knalpot yang ada. Purbalingga, lanjutnya, dianggap sebagai daerah yang welcome untuk berbagai ajang saat ini.

“Apalagi Purbalingga terkenal dengan industri knalpotnya. Ini menjadi salah satu daya tarik kami sebagai komunitas otomotif,” jelasnya.

Sedikitnya ada 1300 anggota dari berbagai penjuru negeri ikut meramaikan acara tersebut. Kegiatan berlangsung sehari pada Sabtu pagi hingga malam. (Hr/humas)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)