Solok

H. Dalius, S.sos : "Nagari Solok Belum Punya Pandam Pekuburan" Reiner : "Kita Akan Musyawarahkan"

Warta Andalas | Senin, 06 Agustus 2018 - 13:44:30 WIB | dibaca: 346 pembaca

WARTA ANDALAS. SOLOK - H. Dalius, S.Sos, anggota DPRD kota Solok mengungkapkan Nagari Solok yang sekarang disebut dengan Kota Solok belum memiliki pandam pekuburan sendiri. Yang ada hanya pandam pekuburan milik suku dan kaum serta kelompok masyarakat, seperti pandam pekuburan warga PKDP Solok. Akibatnya, dibeberapa sudut wilayah Kota Solok terdapat banyak pandam pekuburan, sehingga dengan banyaknya pandam pekuburan tersebut "seolah-olah" Kota Solok dikelilingi oleh makam atau pusara. Kondisi ini dapat kita lihat, salah satunya, diruas jalan utama Lubuk Sikarah. Disampingnya rangkiang dan disamping mesjid Lubuk Sikarah, tepat dipinggir sungai Batang Lembang. Di Kelurahan Nan Balimo didepan Sport Hall Tanjung Paku dan beberapa tempat lainnya dalam wilayah Kota Solok.

Pandam pekuburan yang ada sekarang, ungkap Dalius, merupakan pandam pekuburan milik suku dan kaum. Dan keinginan agar nagari Solok memiliki pandam pekuburan sendiri atas nama nagari Solok sudah pernah diungkapkan dan disampaikan dalam rapat KAN dimesjid Lubuk Sikarah. Banyak pucuk suku dan pucuk adat yang hadir pada saat itu, tapi hingga hari ini usulan tersebut sepertinya belum bisa terealisasi. Karena itu, pucuk-pucuk adat yang ada di Kota Solok harus bersinergi dengan pemko Solok untuk memusyawarahkan dalam penyediaan tanah untuk pandam pekuburan nagari Solok.

Pandam pekuburan nagari Solok ini nantinya, akan diperuntukan bagi warga Kota Solok tanpa melihat dari mana asalnya. Dan saatnya Ninik mamak, Bundo kanduang, dan tokoh masyarakat Kota Solok untuk memikirkannya.

Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah mengatakan sebagai salah satu Ninik mamak Kota Solok akan mencoba mencari solusi dan membicarakannya dengan KAN dan LKAAM, Bundo kanduang, serta tokoh masyarakat lainnya. Agar niat salah satu tokoh masyarakat ini terwujud."Tapi semua itu tentu melalui musyawarah dan mufakat karena ini terkait dengan persoalan pengadaan tanah untuk pandam pekuburan nagari Solok" Kata Reiner.(zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)