Nasional

Geluti Usaha Baru di Bali, Rossa Tak Ingin Tinggalkan Dunia Jurnalistiknya

Warta Andalas | Selasa, 20 Februari 2018 - 22:14:43 WIB | dibaca: 304 pembaca

Mengawali kariernya sebagai seorang jurnalis, wanita berperawakan jangkung berkulit putih mulus yang memiliki bibir cukup sensual, Rossa, wanita kelahiran kabupaten Cirebon Jawa Barat ini mampu memanfaatkan relasi yang ia miliki.

Terbukti, ia tercatat pernah bergabung dengan berbagai mass media yang berkantor di Jakarta. Tak hanya sebagai seorang reporter, tetapi Rossa juga pernah tercatat menempati sebuah posisi strategis di redaksi dalam media tempatnya bekerja.

Tak hanya di tempat ia dilahirkan, tetapi juga di ibu kota Negara (Jakarta) sebagai tempatnya meniti karier dalam dunia jurnalistiknya, akan tetapi juga telah melanglang buana hingga ke hampir seluruh provinsi yang ada di negeri ini.

Dalam perjalanannya, Rosa juga dikenal sebagai jurnalis wanita tangguh yang tak gampang menyerah, meski kerap mendapat ancaman atau terror dalam menjalankan fungsi kontrolnya. Namun hal itu justru membuat ia semakin kokoh, dan terus menunjukkan jatidirinya sebagai seorang kuli tinta.

Bertahun-tahun ia habiskan waktunya untuk mengabdi pada masyarakat dengan menyuguhkan karya tulisnya, baik dalam bentuk sajian news, feauture serta berbagai artikel menarik dalam uayanya mencedaskan kehidupan bangsa.

Berbekal pengalaman dan basic pendidikannya, ia pun telah merambah ke dunia advokasi dengan berbagai suka dan dukanya. Bahkan tak jarang, dalam kodratnya sebagai kaum Hawa, ia harus berjuang dan berkutat melakukan investigasi demi memenangkan perkara kliennya, meski harus mengorbankan waktu dan tenaganya dan tentunya juga materi yang tak sedikit.

Berbagai perkara baik kecil maupun besar pun pernah ia tangani, seperti sengketa tanah bersertifikat ganda di sejumlah daerah. Meski tak selalu berhasil memenangkan perkara, namun perjalananan kariernya itu menjadi sebuah pengalaman berharga bagi kehidupannya. Ia pun terus tumbuh menjadi pribadi yang kian dewasa dengan segudang pengalaman yang dimilikinya.  

Kerupuk Rossa Bercita Rasa Menggoda

Ditengah kesibukan merentang kariernya sebagai advocate, ternyata Rossa masih mampu menyempatkan diri untuk membangun sebuah bisnis di pulau Dewata, Bali yang sangat menjanjikan. Buktinya, meski uaha yang ia buka masih terbilang seumur jagung, tetapi saat ini ia telah memiliki puluhan karyawan, baik di bagian produksi, admisnistrasi hingga pemasaran yang ia manfaatkan dari anak-anak uda putus sekolah yang ada di desanya.

Bertemu di Hotal Puri Saron Seminyak Denpasar Bali, Rossa, wanita yang akrab disapa Occa itu pun tak segan-segan menceritakan bisnis barunya yang tengah dilakoni itu, pada pennulis. Meski syarat dengan pengalaman, namun tak lantas membuat ia tinggi hati. Wanita cantik ini pun meminta saran, kritik serta masukan dan ide-ide kreatif untuk dapat memajukan usaha produksi kerupuk berlabel “Rossa” ini.

“Kalau besok-besok melihat ada kerupuk mererk Rossa di rumah makan, silahkan dicoba.Saya jamin, dengan citarasanya yang menggoda, pasti bisa ketagihan. Itu merek kerupuk saya,” ujarnya sambil tersenyum manis.

Sambil memainkan jemari lentik pada smartphonenya, ia pun menunjukkan dokumentasi lokasi usaha, serta proses produksi kerupuk hingga pengemasannya.

“Potensinya cukup bagus, dan pangsa pasarnyapun cukup luas. Saat ini, kita baru mencoba memasarkan di satu kecamatan, dan kita sudah cukup kuwalahan memenuhi permintaan atau order dari pelanggan,” ungkapnya.

Artinya, lanjut Rossa sambil membakar Marlboro Lightnya, peluang maju untuk usaha ini cukup terbuka.  Apalagi di Bali ini cukup banyak kecamatan yang belum kita garap. Hanya saja, sekarang ini saya masih mencoba dengan skala kecil, mengingat permodalan yang juga masih terbatas.

Menjawab pertanyaan penulis, apakah akan meninggalkan dunia jurnalistik dan advocatnya, ia menegaskan bahwa semuanya itu tidak akan ditinggalnya, mengingat dirinya memulai belajar dan dibesarkan melalui dunia jurnalistik.

“Saya tidak akan meninggalkan profesi jurnalis, sebab dari sanalah saya mulai belajar, mengenal hingga memiliki banyak relasi, memahami seluk beluk kehidupan serta kerasnya tantangan hidup. Dan usaha yang saya bangun ini adalah untuk mempersiapkan hari tua, sehingga nantinya memiliki pegangan,” terangnya, tampak optimis. (**)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)