Agam

Forikan Agam Dorong Kosumsi Ikan Lewat Aneka Olahan

Warta Andalas | Rabu, 10 April 2019 - 22:29:08 WIB | dibaca: 697 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Forum Peningkatan Kosumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Agam bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam menggelar lomba masak serba ikan tingkat Kabupaten Agam tahun 2019, Rabu (10/4) di Lapangan Medan Nan Bapaneh Manggopoh.

Kegiatan itu sebagai salah satu upaya mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan melalui berbagai macam makanan olahan dari ikan.

Selain kegiatan lomba masak serba ikan, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, juga menggelar lomba jingle tingkat SMAN perwakilan kecamatan, lomba mewarnai tingkat Paud serta lomba Bekal Anak Sekolah (Bento) dari perwakilan lembaga Paud masing-masing kecamatan.

Kegiatan yang dimotori oleh kader PKK kecamatan dan nagari itu, dibuka resmi oleh Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria. Turut dihadiri Ketua TP-PKK Agam, Ny. Vita Indra Catri, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Ermanto, para camat se-Agam, para walinagari se-Lubuk Basung beserta Ketua TP-PKK kecamatan dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Ermanto, mengatakan, masyarakat perlu diperkenalkan keragaman masakan dan olahan berbahan ikan. Diantaranya dengan menggelar lomba masak dengan menciptakan resep baru dengan cita rasa yang disukai keluarga.

“Melalui lomba kita pancing masyarakat menciptakan resep baru, selanjutnya resep tersebut bisa kita sosialisasikan kepada masyarakat dengan beragam inovasi,” kata Ermanto.

Menurut Ermanto, resep masakan baru dari bahan ikan harus digali secara lokal agar sesuai dengan cita rasa dan selera masyarakat. Melalui lomba masak serba ikan, diharapkan bermunculan resep makanan berbahan ikan yang baru, sehat dan bercita rasa enak.

“Melalui lomba nanti nilai tertinggi terletak pada aspek resep masakan baru dan cita rasa yang enak tanpa bahan pengawet, agar disenangi anggota keluarga untuk hidangan sehari-hari,” jelasnya.

Penilaian tertinggi berikutnya, katanya, terletak pada higienis dan nilai gizi masakan ikan. Peserta tidak diperbolehkan menggunakan bahan penyedap makanan seperti penyedap rasa dan lainnya.

“Tidak hanya menu keluarga yang disajikan pada lomba ini, tapi ada juga menu untuk balita dan kudapan,” tuturnya.

Untuk memperkenalkan resep makanan berbahan ikan, peran Tim Penggerak PKK sangat penting mensosialisasikan kepada kaum perempuan di nagari

“Tim Penggerak PKK menjadi pihak yang paling berperan mengenalkan menu makanan ikan kepada masyarakat, karena sebagai lembaga teknis Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan tidak bisa bekerja sendiri untuk mendorong masyarakat gemar makan ikan,” katanya menjelaskan.

Melalui lomba masak serba ikan, diharapkan dapat memberikan variasi olahan ikan yang lebih beragam kepada masyarakat, sehingga meningkatkan minat masyarakat mengkonsumsui ikan sebagai menu keluarga sehari-hari.

Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria mengatakan, melalui lomba masak serba ikan dinilai sangat stategis untuk merangsang masyarakat meningkatkan kosumsi ikan.

“Lebih dari itu, subtansi dari lomba ini adalah bagaimana masyarakat terutama generasi penerus terpenuhi kebutuhan nutrisi gizinya. Menarik kenapa ikan banyak dibicarakan, karena ikan nutrisinya sangat tinggi begitu juga untuk mengantisipasi stunting atau pertumbuhan lambat,” ujar wabup.

Wabup menyayangkan, dengan potensi sumber daya alam yang mencukupi belum dimaksimalkan dengan baik oleh masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai menu utama dalam makanan sehari-hari.

“Kita memiliki laut, danau, kolam dan sungai yang cukup memadai dan mendukung. Kenapa tidak dimanfaatkan dengan baik. Oleh sebab itu, yang menjadi poin penting adalah ketersediaan ikan yang memadai dan bagaimana menerapkan budaya kosumsi ikan. Apabila ke-dua itu terpenuhi maka tidak ada persoalan yang terjadi,” jelas wabup.

Kendati demikian, wabup menjelaskan bahwa peningkatan kosumsi ikan di Kabupaten Agam cukup mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pasalnya, pada 2018 kosumsi ikan di Agam mencapai 35 kilogram per kapita per tahun dibanding tahun 2012 hanya 18 kilogram per kapita per tahun.

Namun, jumlah itu menurut wabup, belum memenuhi target nasional 65 kilogram per kapita per tahun. “Insya Allah, tahun depan target ini akan kita capai, kalau kita gencar untuk mensosialisasikannya. Maka sangat dibutuhkan peran dari ibu-ibu PKK yang merupakan bagian tugasnya di rumah tangga,” terang wabup.

Ketua TP-PKK Agam, Ny. Vita Indra Catri, menerangkan upaya ini, juga dalam rangka pemerataan komsumsi ikan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional, mendukung peningkatan nutrisi (Scalling of Nutrition) melalui gerakan 1.000 hari pertama kehidupan.

“Lomba masak serba ikan ini rutin kita gelar setiap tahun. PKK sebagai mitra kerja pemerintah memiliki tanggungjawab dalam hal ketahanan pangan keluarga, karena ketahanan pangan keluarga merupakan program pokok PKK,” ulas Ny. Vita.

Melalui program lainnya, Ny. Vita menjelaskan, baru-baru ini pihaknya bersama seluruh kader PKK di kecamatan dan nagari sudah melakukan gerakan meminimalisir penggunaan sampah plastik di rumah tangga.

“Hal sederhana sudah dilakukan. Saat ke pasar para kader sudah membawa kantong dari rumah, sehingga tidak ada lagi tumpukan kantong bawaan belanja di rumah,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Forikan Agam, Ny. Eva Martias Wanto dalam laporannya, mengatakan bahwa peserta yang mengikuti lomba ini sebanyak 230 orang yang berasal dari utusan kader PKK kecamatan dan OPD terkait.

“Yakni, peserta lomba masak ikan 32 orang, lomba jingle 80 orang, lomba mewarnai 30 orang dan lomba kreasi bekal anak sekolah 30 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bagi kecamatan yang berhasil memenangkan perlombaan tersebut akan diutus mewakili Kabupaten Agam ke tingkat provinsi yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. “Khusus untuk lomba masak serba ikan akan digelar sampai ke tingkat nasional,” tukasnya. (MD)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)