Purbalingga

Fasilitasi Pemasaran Produk Kerajinan, Purbalingga ikuti Inacraft Trade Fair 2019

Warta Andalas | Selasa, 23 April 2019 - 16:01:09 WIB | dibaca: 116 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA – Sejumlah produk kerajinan unggulan kabupaten Purbalingga bakal diikutkan dalam ajang Inacraft Trade Fair 2019, pada 24 – 28 April 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Acara yang rencananya bakal dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo juga akan dihadiri oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, BEcon, MM dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rizal Dianyah.

Dikatakan Ketua Dekranasda Purbalingga Rizal Diansyah, keikutsertaan Purbalingga dalam pameran kerajinan terbesar di Indonesia merupakan salah satu program kerja Dekranasda yakni memberikan fasilitasi pemasaran produk kerajinan Purbalingga agar dapat menembus pasar nasional dan ekspor.

“Bagi perajin tentu dapat mengenalkan produknya di pasar nasional, bahkan internasional karena Inacraft fair ini merupakan pameran kerajinan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200.000 pengunjung atau buyer baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya, Selasa (23/4).

Rizal yang juga suami bupati Purbalingga menuturkan, produk unggulan yang akan  dipamerkan dalam Inacraf Trade Fair diantaranya adalah produk kerajinan kayu dan ranting jati dari D&D Craft Desa Majatengah Kecamatan Kemangkon, kerajinan Driftwood atau kayu hanyutan sungai produksi Anto Wijaya Desa Kedungbenda Kecamatan Kemangkon serta kerajinan batok kelapa dari Desa Kajongan dan Kelurahan  Penambongan.

Selain itu juga produk kerajinan tas batok kelapa Ibu Aning Desa Karangpule, kerajinan rajut produksi Hira Rajut Desa Kalikajar, kemudian produk kerajinan miniatur patung Jenderal Besar Soedirman Desa Sidanegara Kecamatan Kaligondang dan kerajinan tas batok Desa Karangpule Kecamatan Padamara.

Produk kerajinan wayang suket Desa Wlahar, Rembang juga menjadi salah satu yang dipamerkan bersama batik motif wayang suket dan motif khas Purbalingga lainnya dari para perajin batik Purbalingga termasuk kerajinan kayu Desa Serang Kecamatan Karangreja, kerajinan tenun Neona Craft Desa Bojanegara,  serta kerajinan kayu dan tas pandan Iskanfitri Craft Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah.

“Produk-produk ini menjadi unggulan Purbalingga yang diharapkan mampu menggaet pembeli dan investor nasional dan mancanegara,” jelasnya.

Kepala Bidang UKM pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Dinkop UKM), Adi Purwanto mengatakan Kabupaten Purbalingga membuka dua stand untuk memamerkan produk kerajinan Purbalingga. Dua stand Purbalingga dapat dijumpai di stand nomor 116 dan 117 Hall B Gedung JCC Jakarta.

“Selain mengikuti pameran 24-28 April 2019, pada 25 April kita juga memberangkatkan 22 perajin Purbalingga lintas kluster. Tujuanya agar mereka mengetahui perkembangan produk kerajinan dan tren yang sedang berkembang,” katanya.

Adi menambahkan Inacraf merupakan pameran kerajinan terbesar di Indonesia dan merupakan barometer kerajinan tingkat nasional dan international. (Hr/humpro2019)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)