Sawahlunto

Erizal Ridwan Serahkan Berkas Pendaftaran Bacalon kada ke DPD PAN

Warta Andalas | Senin, 17 Juli 2017 - 18:10:48 WIB | dibaca: 336 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Setelah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Walikota ke sejumlah Parpol yang ada di kota sawahlunto, hari ini, Senin 17/7) Ketua DPD II Golkar kota Sawahlunto, H. Erizal Ridwan, ST MM juga menyerahkan berkas pendaftarannya sebagai bakal calon Walikota periode 2018 – 2023 ke DPD PAN.

Kedatangannya ke kantor sekertarit PAN di kawasan Santur kecamatan Barangin itu, didampingi pengurus DPD Golkar Ety, serta sekertaris Gepensi di era kepemimpinan Erizal Ridwa, Ekana Azwaldi dan Bambang serta putranya itu disambut langsung Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) Riswan Idris dan sekertaris DPD PAN Rizal F Daniel, Ketua BM PAN Er Yanto Melhisi, serta sejumlah pengurus DPD lainnya, diantaranya Doni Asta dan Pipin.

Mengawali penyambutannya, Riswan Idris menyampaikan permohonan maafnya atas ketidak hadiran Ketua DPD PAN Sawahlunto, Deri Asta, SH yang tengah melaksanakan Bintek di Jakarta.

Dengan mendaftarnya Erizal Ridwan yang sebelumnya pernah menjabat Wakil Walikota Sawahlunto periode 2008 – 2013 yang lalu, ia berharap hal itu dapat menambah dinamika berdemokrasi di kota ini, khususnya di PAN Sawahlunto.

Dikatakan Riswan, Erizal Ridwan merupakan seorang politikus senior di Sawahlunto yang telah memiliki wawasan serta pengalaman yang tak diragukan lagi.

“Namun demikian, sesuai dengan mekanisme partai yang ada, nantinya berkas pendaftarannya akan diteruskan ke DPW hingga DPP untuk proses pencalonan seperti survey dan verifikai,” terangnya.

Sementara itu, Erizal Ridwan menyampaikan bahwa tekadnya untuk turut serta dalam ajang pesta demokrasi lima tahunan memperebutkan kursi BA 1 J, didasari dari rasa keprihatinannya melihat kondisi kota belakangan ini.

“Banyak yang sudah kita bangun di berbagai sector seperti pendidikan, ekonomi dan pariwisata semasa mendampingi Alm. Amran Nur. Tetapi sama sama kita lihat kondisinya saat ini begitu memperihatinkan, seperti hancurnya PT. LBS, serta objek wisata Taman Satwa dan Waterboom yang tidak ada inovasi sehingga wisatawan menjadi enggan untuk datang,” paparnya.

Untuk itu, lanjut Erizal, sebagai orang yang pernah terlibat langsung membangun kota ini dari kota yang hampir mati menjadi hidup kembali, saya merasa terpanggil untuk meneruskan pembangunan di tengah keterpurukan Sawahlunto belakangan ini. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)