Padangpanjang

Enam Dubes Kagumi Kota Padangpanjang

Warta Andalas | Selasa, 19 November 2013 - 19:20:53 WIB | dibaca: 1292 pembaca

WARTA ANDALAS, PADANGPANJANG - Sebanyak 6 Duta Besar (dubes) dari berbagai negara yang tergabung dalam rombongan Biro Urusan Luar Negeri pada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia, sekaitan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) berkesempatan mendengarkan ekspose kebudayaan Minangkabau saat berkunjung ke Pusat Dokumentasi Informasi dan Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) di Kota Padangpanjang, kagumi kota berjuluk serambi mekah itu.

Wakil Direktur Biro Urusan Luar Negeri pada Kementerian, Firdaus Dahlan menyebutkan, kunjungan diplomat (diplomatic tour) para Dubes beserta sejumlah konsulat dari berbagai negara tersebut sekaitan dengan peringatan HPS. Orientasi lainnya dengan memboyong para Dubes dan konsulat asing ke Sumatera Barat ini, Firdaus mengaku sebagai pengenalan lebih mendalam tentang potensi provinsi. Tidak hanya sebagai daerah penghasil pangan yang masih baik, juga menunjukan tradisi budaya yang terjaga dengan awet.

Harapannya, dengan memperkenalkan langsung potensi seni, tradisi dan pangan Provinsi Sumbar kepada pihak asing, akan menjadi catatan khusus yang nantinya sebagai bahan presentasi di negara masing-masing. Orientasi secara langsung, Firdaus optimis akan menjadi magnet kunjungan wisatawan manca negara ke Sumbar, termasuk Kota Padangpanjang yang terkenal dengan keelokan daerahnya.

“Tidak hanya Sumbar secara umum, namun juga Padangpanjang secara khusus. Salah satunya, Padangpanjang dapat disebutkan sebagai gerbang informasi tentang kebudayaan Minangkabau. Melalui ekspos pada PDIKM, mereka kita perkenalkan tentang ragam seni dan tradisi Minangkabau yang sangat kaya akan khasanah dan nilai-nilai human interes lainnya,” ungkap Firdaus menyaksikan penampilan tarian “Rantak Kaco” (tari piring, red) oleh Sanggar Agung di halaman PDIKM.

Walikota Padangpanjang, Hendri Arnis menilai kunjungan rombongan Kemenlu beserta Dubes dan konsulat tersebut sebagai suatu kebanggaan tersendiri.

Hendri Arnis yang mengekspose langsung tentang Padangpanjang secara singkat, memancing decak kagum para rombongan Kemenlu selama 1 jam lebih kurang di PDIKM.

“Dengan dikunjunginya Padangpanjang oleh pihak luar seperti Dubes dan Konsulat tersebut, secara tak langsung menuntut kita untuk terus berbenah diri. Meski secara umum mereka puas dan takjub dengan kota kecil ini, namun momentum kunjungan itu juga merupakan tantangan ke depan untuk lebih baik lagi. Sebab dengan kunjungan tersebut, tentu kita berharap akan menjadi media promosi pada negara mereka masing-masing, yang akan mendorong tingkat kunjugan wisatawan manca negara,” tutur Hendri Arnis usai mendampingi para Dubes selam di PDIKM.

Selain memperkenalkan informasi kebudayaan Minangkabau melalui PDIKM, Wakil Direktur Biro Urusan Luar Negeri dari Kemenlu Firdaus juga menyebutkan agenda kunjugan pada pusat-pusat kerajinan bordir di Pandai Sikek dan pusat peternakan di Padang Mengatas Limapuluh Kota.

“Sebelumnya, kami juga memperkenalkan atraksi Beruk memanjat kepala di Kiambang,” pungkas Firdaus didampingi Kabid Destinasi di Dispora Provinsi Sumbar, Karnalis Kamarudin.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Porbudpar) Kota Padangpanjang, Syaiful Bahri terkait kondisi PDIKM saat ini dalam tahap terus berbenah. Beberapa di antaranya, kawasan PDIKM menjalani sejumlah renovasi seperti pengecatan bangunan utama dan renovasi pagar utama.

“Upaya terus memberikan kenyamanan dan ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke PDIKM ini, kami terus melakukan pembenahan. Selain fisik lingkungan, kami juga merekelola dokumentasi seperti memperbaharui mikrofilm,” jawab Syaiful kepada warta andalas. (Bento)


Daftar Dubes
1.
       Askhat Orazbay (Kazkhstan)
2.
       Drazen Margeta (Croasia)
3.
       Roberto Seminario (Peru)
4.
       Ghulam Sakhi Ghairat (Afghanistan)
5.
       Vladimir Lopato (Belarusia)
6.
       Seremaia Tuinausori Cavullati (Fiji)

Pendamping:

1.
       Mustafa Imir (FAO)
2.
       Khamsouay Keodalavong (Lao PDR)
3.
       Dr Bassam Al Khatib (CdA Suriah)
4.
       Nils Grede (Deputi WFP)
5.
       Anders Peterson (PO WFP)
6.
       Giula Baldi (PO WFP)
7.
       Angela Kearney (UNICEF)

(sumber: Biro ULN Kemenlu)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)