Sijunjung

DPMPTSP Sijunjung Bahas FS Analisa Kelayakan Hilirisasi Komoditi Karet

Warta Andalas | Sabtu, 24 Agustus 2019 - 07:43:28 WIB | dibaca: 94 pembaca

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) gelar rapat pembahasan laporan pendahuluan Penyusunan Feasibility Study (FS) (Analisa Kelayakan) Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung tahun 2019.

Rapat yang berlangsung Jumat (23/8/2019) di Aula DPMPTSP itu, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sijunjung, Zefnihan, AP,MSi, Tim Pelaksana dari UNP, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Hasmizon, Kepala DPMPTSP, Jaheri, M.Si, Kepala OPD terkait, camat dan undangan lainnya.

Kepala Dinas PMPTSP Jaheri, M.Si dikesempatan itu mengatakan, Penyusunan Feasibility Study (Analisa Kelayakan) Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Kab.Sijunjung untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sijunjung.

"Hal ini sejalan dengan salah satu agenda prioritas pembangunan Indonesia yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Selain itu kegiatan ini juga sejalan dengan salah satu misi Kabupaten Sijunjung yaitu terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi berbasis ekonomi kerakyatan,"ucapnya.

Disampaikan Jaheri bahwa, Penyusunan Feasibility Study (Analisa Kelayakan) Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung telah dimulai pada tanggal 10 Juni 2019 dan diharapkan dapat selesai pada tanggal 28 November 2019.

Pekerjaan ini melibatkan tim pelaksana dari Universitas Negeri Padang yang terdiri dari 5 orang tenaga ahli yaitu, Prof. Dr. Hasdi Aimon (Ahli Ekonomi Pembangunan), Prof. Dr. Yasri, Ms (Ahli Manajemen Bisnis/Pemasaran), Drs. Zul Azhar, M.Si (Ahli Perencanaan Pembangunan), Zikri Alhadi, S.IP, M.A (Ahli Administrasi dan Kebijakan Publik), Rifky Pratama Putra, S.Si. MT (Ahli Teknik Lingkungan) dan 2 orang tenaga teknis yaitu :

Azhari Syarief, S.Pd, M.Si (Ahli Pemetaan dan GIS) serta Hari Setia Putra, SE, M.Si (Ahli Ekonomi Pembangunan).

"Output dari pekerjaan ini adalah tersusunnya Feasibility Study (Analisa Kelayakan) Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung," ujarnya.

Dijelaskan Jaheri, UNP telah memulai pekerjaan pada tanggal 10 Juni 2019 dan telah menyelesaikan dan menyerahkan laporan pendahuluan sesuai dengan kontrak pada tanggal 8 Agustus 2019.

"Rapat ini bertujuan untuk membahas laporan pendahuluan dari UNP sehingga dapat ditentukan arah Penyusunan Feasibility Study (Analisa Kelayakan) Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung serta melakukan diskusi terkait kegiatan ini," jelasnya.

Dengan adanya analisa kelayakan investasi hilirisasi komoditi karet ini diharapkan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dapat meyakinkan calon investor agar bersedia menanamkan modalnya di Kabupaten Sijunjung. FS ini menjadi langkah utama dalam investasi dan jika dilaksanakan dengan tepat maka akan dapat memberikan hasil investasi yang memuaskan sesuai harapan investor.

"Melaui FS ini calon investor diberikan gambaran mengenai layak atau tidak investasi hilirisasi komoditi karet di Kabupaten Sijunjung serta memberikan informasi yang akurat bagi pengambil keputusan dan para investor," tambah Jaheri.

"Demi lancarnya kegiatan ini maka kami berharap pihak-pihak terkait dapat saling memahami  dan saling mendukung rencana Penyusunan Feasibility Study (Analisa Kelayakan ) Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung demi terciptanya peluang usaha yang kondusif sehingga mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya dan membangun pabrik pengolahan karet di Kabupaten Sijunjung,"harap Jaheri.

Sekretaris Daerah, Zefnihan pada kesempatan itu atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Doktor Kajian Lingkungan dan Pembangunan Universitas Negeri Padang (UNP) yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam Penyusunan Feasibility Study Hilirisasi Komoditi Karet Kabupaten Sijunjung Tahun 2019.

"Seperti kita ketahui bersama salah satu misi daerah, misi ke 1 pembangunan daerah adalah Terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi berbasis ekonomi kerakyatan. Kita berharap target yang telah ditetapkan dapat terwujud dengan cepat,"ucapnya.

Sekda Zefnihan juga menyampaikan bahwa Penyusunan Feasibility Study (Analisa Kelayakan) Hilirisasi Komoditi Karet ini bukan hanya menentukan layak atau tidak layaknya investasi pengolahan karet tetapi juga menganalisis semua aspek seperti aspek lingkungan, teknologi, pemasaran, bahan baku dan aspek lainnya.

"Untuk itu diharapkan keterlibatan semua stakeholder untuk memberikan data sebanyak-banyaknya demi terwujudnya Penyusunan Feasibility Study Karet yang akurat," ujarnya.

Mengingat 40-50% karet di Padang berasal dari Kabupaten Sijunjung tapi belum bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, "Karena itu kegiatan ini diharapkan dapat menganalisis permasalahan di hulu (di tingkat petani) sehingga nantinya Sijunjung dapat memiliki posisi tawar yang tinggi dengan adanya pabrik karet di Kabupaten Sijunjung ini," harap Zefnihan.  (ak/sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)