Agam

DPKP Agam Minta Nelayan Tidak Melakukan Illegal Fishing

Warta Andalas | Selasa, 13 Maret 2018 - 20:50:50 WIB | dibaca: 142 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam, Ermanto menyiasati, kawasan perairan tiku tidak mengalami pencemaran terhadap terumbu karang yang ada di wilayah perairan tersebut. Dengan menghimbau para nelayan agar tidak melakukan  "Ilegal Fishing".

"Alat tangkap ikan seperti jaring insang lingkar, obat bius, bom ikan,alat tangkap ikan lainnya yang dapat mencemari dan  dapat merusak terumbu karang agar tidak dipergunakan lagi. Bagi warga yang menemukan adanya nelayan yang berbuat demikian silakan ditangkap agar diproses sesuai aturan yang berlaku," ujar Ermanto, Senin (12/3) diruang kerjanya, Lubuk Basung.

Ermanto melanjutkan, terkait hal serupa kasus seperti ini sudah pernah terjadi pada 2016 silam.  Dua kapal milik nelayan Sibolga berhasil diamankan nelayan Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, yang  telah menangkap ikan dengan menggunakan obat bius yang berakibat, rusaknya terumbu karang di kawasan perairan itu.

"Tercatat sudah 27 hektare terumbu karang yang rusak di perairan tersebut, dan akibatnya Biasanya hasil tangkapan nelayan sekitar 100 kilogram per hari, kini sejak terumbu karang rusak, nelayan hanya mendapatkan 50 kilogram per hari," pungkasnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat sekitar dapat memperketat penjagaan dengan upaya melestarikan terumbu karang. (khw)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)