Politik

DPD RI dan Golkar Sepakat Perbaiki Sistem Ketatanegaraan

Warta Andalas | Rabu, 05 Maret 2014 - 20:46:39 WIB | dibaca: 1852 pembaca

WARTA ANDALAS, JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan Partai Golongan Karya (Golkar) sepakat akan perlunya perbaikan sistem ketatanegaraan, untuk menjawab berbagai persoalan berbangsa dan bernegara yang sedang dihadapi dewasa ini. 

Persamaan pandangan DPD RI dan Golkar ini terungkap saat Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menerima kunjungan DPD RI di Bakri Tower Jakarta Selasa (4/3), dalam rangka persiapan Sarasehan Nasional DPD RI dengan agenda mendengarkan pidato visi kebangsaan ketua umum partai politik di Indonesia dalam perspektif penataan sistem ketatanegaraan kedepan.

Emma Yohanna, Anggota DPD RI asal Sumatera Barat sekaligus Ketua Panitia Sarasehan Nasional DPD RI menyatakan bahwa penataan sistem ketatanegaraan yang diusung lembaganya dilandasi oleh semangat dan nilai luhur demi tercapainya tujuan negara meningkatkan kesejahteraan dan keadilan. 

"Pokok-pokok usul penataan yang diusulkan adalah tentang penguatan sistem presidensial, penguatan lembaga perwakilan, penguatan otonomi daerah, dan penajaman tentang pendidikan dan perekonomian" kata Emma Yohanna.

Dijelaskan Emma, Sarasehan Nasional untuk mendengarkan visi kebangsaan ketua umum partai politik dalam perspektif penataan sistem ketatanegaraan.

"Kami berharap Pak ARB berkenan menyampaikan visi nya di forum tersebut" kata Emma yang hadir bersama 11 senator lainnya dalam pertemuan tersebut. 

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang akrab disapa ARB menyatakan dukungannya atas upaya penataan yang sedang digulirkan DPD. ARB menilai tidak ada yang negatif dari usulan yang disampaikan DPD, bahkan sejalan dengan visi negara kesejahteraan 2045 yang sedang diusung partainya. Visi tersebut menurut ARB mencerminkan keinginan mewujudkan Indonesia yang sejahtera, bersatu, maju, adil dan mandiri serta tampil sebagai salah satu negara maju di dunia.

“Menyangkut usulan DPD, saya tidak melihat ada hal yang negatif dibelakangnya. Partai Golkar mendukung upaya perubahan ini” tegas ARB. Lebih lanjut ia berharap agar DPD terus mengupayakan dukungan dari banyak pihak termasuk partai-partai lain di luar Golkar. “DPD harus bisa meyakinkan partai lain apakah butir-butir usulan perubahan yang disampaikan bisa disepakati dengan partai-partai lain” lanjut ARB.

Emma Yohanna memberi apresiasi atas sikap dan dukungan ketua umum Golkar, yang menurutnya menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun sistem ketatanegaraan yang konstitusional dan efektif. Emma memastikan pihaknya juga telah dan akan menjalin komunikasi dengan partai-partai lain dalam rangka mensukseskan pelaksanaan sarasehan nasional yang rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Emma menyebut beberapa partai politik yang sudah bertemu dengan panitia sarasehan nasional DPD RI dan menyatakan kesiapannya hadir dalam acara tersebut diantaranya Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, PKP Indonesia, dan Partai Nasdem. (gw)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)