Sawahlunto

DPD KNPI Sawahlunto Layangkan Mosi Tak Percaya Pada Sekertaris KNPI Provinsi

Warta Andalas | Jumat, 04 Januari 2019 - 20:43:03 WIB | dibaca: 209 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Dewan Pengurus Daerah (DPD) bersama Majelis Pemuda Indonesia Kota Sawahlunto melayangkan surat mosi tak percaya kepada DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat, 14 Desember 2018 yang lalu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KNPI kota Sawahlunto, Andri Maha Putra, ST, Jum’at (4/1) siang.

Menurutnya, surat bernomor: 14/A/SEK/KNPI-SWL/XII/2018 itu dilayangkan terkait kinerja Sekretaris DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat, Marta Suhendra, M.Pd yang dinilai tak mampu menjadi dan menjalankan fungsi kesekretariatan DPD KNPI Sumbar.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa Marta Suhendra dinilai telah melakukan sejumlah pelanggaran, antara lain tidak mampu melaksanakan mekanisme organisasi secara benar dan transparan dalam menetapkan keputusan Carataker terhadap 5 (lima) DPD KNPI Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, yaitu Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok dan Kabupaten Sijunjung.

Selain itu, melahirkan keputusan Carataker tanpa proses Rapat Pleno Dewan Pengurus Daerah yang diperluas, namun hanya melalui rapat pleno pengurus dan rapat pengurus harian, sehingga hal ini tidak sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nomor 01/PO/KNPI/IV/2015 pada BAB VIII Rapat-Rapat di Pasal 14 Tugas dan Wewenang Rapat poin (c).

“Bung Marta Suhendra, M.Pd selaku Sekretaris DPD KNPI Sumatera Barat, patut diragukan integritas dan kapasitasnya sebagai Sekretaris karena tidak mampu melaksanakan manajemen kesekretariatan organisasi secara benar dan berkeadilan,” ujar Andri.

Penilaian ketidakmampuannya itu, lanjut Andri, dibuktikan dengan memaksakan SK Carataker hanya untuk 5 (lima) Kabupaten/Kota, padahal ada 1 (satu) Kabupaten yang juga telah dan/atau akan habis masa bakti di tahun 2018 ini, serta tidak menanggapi surat dari DPD KNPI Kota Sawahlunto Nomor 007/A/SEK/KNPI-SWL/VII/2018 Tanggal 24 Juli 2018 Perihal Permohonan perpanjangan kepengurusan dan tidak menanggapi surat dari DPD KNPI Kota Padang Nomor xxxxxx Tanggal xxxxx Perihal Pelaksanaan Rapimda KNPI Kota Padang.

“Untuk itu, kami menuntut Bung Marta Suhendra, M.Pd selaku Sekretaris DPD KNPI Sumatera Barat untuk segera meminta maaf kepada Ketua-Ketua DPD KNPI Kabupaten/Kota yang di Carataker (Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok dan Kabupaten Sijunjung) dan yang tidak di Carataker (Kabupaten Kepulauan Mentawai) secara terbuka di media massa, dan meletakkan jabatannya sebagai Sekretaris DPD KNPI Sumatera Barat paling lambat 2 x 24 Jam sejak surat ini disampaikan,” tandasnya.

Demi untuk penyelamatan marwah organisasi KNPI Provinsi Sumatera Barat, imbuh Andri, maka kami sampaikan Mosi Tidak Percaya ini agar ditindaklanjuti oleh Ketua DPD KNPI Sumatera Barat sebagai bahan pertimbangan memecat Sekretaris KNPI Sumatera Barat periode 2018-2021.

Surat yang ditembuskan pada Walikota/Wakil Walikota Sawahlunto, C.q. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto. (sebagai laporan), Ketua-ketua OKP Se-Sawahlunto serta Pimpinan Kecamatan KNPI Se-Sawahlunto itu, juga ditandatangani oleh Sekretaris Gyovanni, A.Md dan disetujui oleh Ketua Majelis Pemuda Indonesia, Kota Sawahlunto, Eryanto Melhisi, SH.

Selain kota Sawahlunto, DPD kabupaten Sijunjung juga mengirimakn surat senada dengan nomor: 31/A/SEK/KNPI-SJJ/XII/2018, tertanggal 14 Desember 2018. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)