Lintas Provinsi

DPD IIK Maros Sorot Pemberian Beasiswa Oleh Bupati di Ujung Tahun

Warta Andalas | Selasa, 02 Januari 2018 - 19:39:34 WIB | dibaca: 248 pembaca

WARTA ANDALAS, MAROS - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) Kabupaten Maros, Arfah Arsyad mengkritisi kebijakan Bupati Maros, HM. Hatta Rahman yang tiba-tiba memberikan beasiswa kepada  mahasiswa-mahasiswa Maros dipenghujung tahun 2017.

Dari informasi yang kami peroleh dari adik-adik mahasiswa bahwa Dinas Keuangan Pemkab Maros, tiba-tiba membagi-bagikan anggaran sekitar 200 juta yang diperuntukkan bagi 400 mahasiswa Maros, dengan perincian 500.000 per Mahasiswa, kata Mantan Ketua Umum PC PMII Kabupaten Maros ini.

Ia mengatakan, Dinas Keuangan harus menerangkan ke publik sumber anggaran tersebut, karena kita tau bersama tidak ada alokasi dana beasiswa atau bantuan pendidikan di APBD Maros Tahun Anggaran 2017.

Jelang penetapan APBD Maros 2018 lalu kita tau beberapa elemen Mahasiswa melakukan demonstrasi menuntut Pemkab Maros agar menganggarkan beasiswa di APBD Maros 2018, namun gagal karena baik legislatif dan maupun eksekutif tidak merespon positif desakan kawan-kawan mahasiswa, lanjut Wakil Ketua PC GP Ansor Maros ini.

Bupati Maros juga dalam beberapa kesempatan menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap desakan mahasiswa dengan dalih tidak ada regulasi yang membolehkan, meskipun faktanya beberapa Bupati di Sulsel ini berani menganggarkan beasiswa atau bantuan pendidikan bagi mahasiswanya, lanjut Arfah.

Alumni STAI DDI Maros ini mengaku sangat kecewa dengan kebijakan Pemkab Maros dalam hal penyaluran beasiswa kali ini karena tidak jelasnya mekanisme dan prosedur  penyalurannya, nominalnya juga tergolong kecil karena hanya 500 ribu.

“Kebijakan ini sangat tidak efektif, diskriminatif serta tidak tepat sasaran karena hanya dimonopoli oleh mereka yang menjadi pengurus Organisasi Daerah dan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di Maros saja, sementara mereka yang kuliahnya di Makassar hanya segelintir orang saja yang dapat mengakses atau mendapatkan bantuan dana seperti itu,” tutup Arfah. (abr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)