Sawahlunto

Diwarnai Kericuhan, Don Pargo Kembali Pimpin DPC Gapeksindo

Warta Andalas | Rabu, 08 Agustus 2018 - 23:29:04 WIB | dibaca: 338 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Setelah berakhirnya masa kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) kota Sawahlunto pada 7 November 2017 yang lalu, hari ini, Rabu (8/8) asosiasi kontraktor ini kembali melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk yang ke 3 kalinya.

Muscab yang dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) gapeksindo Provinsi Sumatera Barat, Sutrisno ini, berlangsung di aula hotel Ombilin kota Sawahlunto, dihadiri sejumlah Ketua asosiasi lainnya, diantaranya Ketua Gapensi Anto majid, Ketua Aspekindo Sekriandi Sihat, Ketua KADIN Alkautsar Akbar serta sejumlah asosiasi lainnya yang ada di kota ini.

Meski berakhir dengan aklamasi, namun Muscab tersebut sempat diwarnai kericuhan akibat sejumlah anggota merasa kecewa dengan asosiasi yang dinilai tidak mampu menaungi anggotanya.

Selain itu, sejumlah anggota juga menilai bahwa Ketua Gapeksindo periode sebelumnya telah memonopoli asosiasi ini, dan nyaris tak melibatkan anggota dalam sejumlah kegiatan asosiasi.

Berawal dari interupsi sejumlah anggota lainnya, Bambang tampak seperti meluapkan emosinya. Dihadapan seluruh peserta Muscab dan sejumlah tamu undangan lainnya, Bambang yang mengaku kecewa dengan asosiasi ini bahkan sempat meminta agar Muscab tersebut dibubarkan.

Tak hanya Bambang, Wanita yang akrab disapa Rita Salim juga mengungkapkan kekecewaannya, dengan nada yang tak kalah keras dengan Bambang.

Menurutnya, selama ini asosiasi terkesan tak memperhatikan anggotanya. “Bertahun-tahun saya tidak dapat kerjaan atau proyek, tetapi asosiasi tidak ada langkah untuk membantu anggota,” katanya.

Diakuinya, ia sempat beberapa kali mengikuti tender, tapi selalu saja gagal mendapatkan proyek.

“Selama ini saya sudah beberapa kali ikut tender, tapi akhirnyahanya dapat “Handuk” saja. Jadi untuk apa ada asosiasi, jika tak bisa dapat minimal 1 Penunjukan Langsung atau PL. Selama ini saya menyambung hidup dari jualan Mie instan. Padahal membuat sebuah perusahaan itu harus mengeluarkan biaya,” ungkapnya.

Melihat situasi yang mulai tidak kondusif, panitia pun melakukan skorsing untuk beberapa saat, hingga akhirnya suasana kembali tenang dan Muscab pun kembali dilanjutkan.

Don Pargo Terpilih Secara Aklamasi

Dalam situasi Muscab yang telah kondusif, akhirnya Bernando atau yang sehari-hari disapa Don Pargo yang menjadi calon tunggal ini ditetapkan sebagai ketua formatur dan sesuai AD/ART otomatis menjadi ketua, setelah sebelumnya diminta untuk menyampaikan pernyataan untuk membawa perubahan Gapeksindo ke arah yang lebih baik.

Usai mengukuhkan jajaran pengurus baru untuk periode 2018 – 2023 ini, Ketua DPD Gapensi Sumbar, Sutrisno mengaku lega karena akhirnya Muscab ini dapat dilaksanakan dengan damai hingga terbentuknya pengurus baru.

Adapun sedikit riak yang terjadi, menurut Sutrisno, hal itu merupakan hal yang biasa terjadi dalam organisasi dan sebuah proses pendewasaan. “Itu hal yang wajar dan sangat lumrah terjadi. Dan itu artinya Gapeksindo sudah dewasa,” sebutnya.

Ia berharap, seluruh jajaran pengurus yang baru ini akan mampu melakukan perubahan menjadi lebih baik. Kedepan harus terus meningkatkan koordinasi dan konsolidasi, serta saling bantu.

Sementara itu, menjawab Warta Andalas usai dikukuhkan, Don Pargo mengaku bahwa kepercayaan rekan-rekan di gapeksindo ini adalah sebuah tugas berat yang harus ia emban.

Namun demikian, ujar Don Pargo, ia berjanji akan berusaha untuk menjadikan asosiasi yang beranggotakan 81 perusahaan ini lebih baik lagi.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengaku kecewa dengan Pemko Sawahlunto yang tidak memberi perhatian pada organisasi ini. Pasalnya, selama dua periode ia memimpin Gapeksindo, pihak Pemko belum pernah memberikan proyek baik untuk ia probadi selaku Ketua, maupun untuk asosiasi.

Dalam kepemimpinannya untuk periode ketiganya ini, ia berharap pemerintah kota mulai memperhatikan keberadaan Gapeksindo yang sudah berdiri sejak tahun 2002 silam.

Menanggapi pelaksanaan Muscab ini, Ketua KADIN kota Sawahlunto, Alkautsar Akbar mengatakan bahwa ini merupakan sebuah tugas berat kedepan, dalam konteks ikut beperan dalam pembangunan kota,  khususnya dalam jasa konstruksi.

“Saya berharap Gapeksindo akan dapat terus eksis, namun tentunya butuh kebersamaan. Mudah-mudahan dengan kepengurusan yang baru ini, bisa membawa perubahan bagi Gapeksindo khususnya dan bagi Sawahlunto pada umumnya,” tutur pria yang akrab disapa Lawang ini.

Hal senada juga dikatakan Ketua Gapensi Sawahlunto, Anto Majid. Dikatakannya, Gapeksindo dan Gapensi adalah mitra yang sama sama bergerak di bidang jasa konstruksi.

“Kami berharap agar ke depan Gapensi bisa bersinergi dengan Gapensi maupun asosiasi lainnya yang ada di Sawahlunto, untuk bersama membangun kota kita ini,” pungkasnya. (ap)







Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)