Bireuen

Ditandatangani SBY, DPP Demokrat Berhentikan Ketua DPC

Warta Andalas | Senin, 08 Oktober 2018 - 08:16:10 WIB | dibaca: 439 pembaca

WARTA ANDALAS, BIREUEN  - Edi Saputra, atau yang akrab disapa Edi Obama diberhentikan dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bireuen. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) bernomor:  449/SK/DPP.PD/X/2018 tertanggal 5 Oktober 2018 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai, Soesilo Bambang Yudhoyono serta Sekretaris Jenderal Hinca Panjaitan.

Bahkan dalam surat keputusan itu disebutkan,  Edi Saputra diberhentikan dengan tidak hormat sebagai ketua dan pengurus partai tersebut.

Sejumlah kalangan masyarakat setempat, Minggu (7/10) menyebutkan, Edi Obama sudah membesarkan Partai Demokrat di Bireuen, kenapa mesti dipecat. Bahkan bukan saja masyarakat Bireuen yang terkejut dengan hal itu, tetapi publik di Aceh juga terkejut sebagaimana komentar yang beredar di media sosial (Facebook).

Edi Saputra yang diketahui agresif dan ulet dalam membesarkan Partai Demokrat di Bireuen-Aceh, dirinya sebagai Ketua DPC Demokrat Bireuen, dan calon legislatif (Caleg) DPRA nomor urut 1.

Disisi lain, surat pemberhentian terhadaop Edi Obama tersebut dikeluarkan atas dua pertimbangan, yakni. Surat BP-OKK DPP Partai Demokrat Nomor: 711/OKK-PD/X/2018 tanggal 5 Oktober 2018 tentang pemberhentian saudara Edi Saputra sebagai kader dan ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Bireuen.

Lalu pertimbangan kedua, surat DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh Nomor: 097/PD.DPD/Aceh/X/2018, tanggal 29 September 2018, tentang usulan pemberhentian saudara Edi Saputra sebagai kader dan ketua DPC Partai Demokrat Bireuen.

Menanggapi hal itu, Sabtu (6/10) sore di rumahnya, kepada wartawan Edi Saputra membenarkan dirinya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bireuen telah menerima surat pemecatan.

‚ÄúSaya dipecat tidak menjadi persoalan dan menerima dengan lapang dada, bahkan merasa bersyukur. Apalagi ada di antara mereka yang tidak mampu menerima kritikan¬† selama ini,‚ÄĚ sebutnya.

Dijelaskan, pemecatan dirinya dari jabatan Ketua DPC Demokrat Bireuen, diduga karena selama ini sikapnya kritis dalam menyampaikan pendapat ke publik, dan membuat pihak yang merasa dikritik  itu tidak dapat menerima.

‚ÄúJujur saja, saya merasa sangat senang, bersyukur dan bangga dipecat dari Ketua DPC Demokrat Bireuen. Setidaknya¬†masyarakat bisa menilainya sendiri, dimana sebuah partai besar itu memperlakukan kadernya yang kritis, dan berani menyampaikan sebuah kebenaran,‚ÄĚ ujar Edi, seraya menambahkan dirinya tidak menjadi beban serta¬†¬†masalah sedikitpun karena dipecat dari Ketua DPC Demokrat Bireuen.

Dikatakannya, selama ini bukan Partai Demokrat yang membesarkan namanya, namun Edi Obama mengklaim, dirinyalah yang telah membesarkan partai bersama kader serta seluruh simpatisannya di Kabupaten Bireuen.

‚ÄúSebelum saya menjabat sebagai Ketua Partai Demokrat Bireuen. kondisinya menyedihkan apalagi dalam keadaan konflik internal. Hal tersebut disebabkan adanya ketidakadilan keputusan pimpinan, contohnya seperti kondisi yang saya alami saat ini,‚ÄĚ terangnya.

Ditegaskan Edi, pada dasarnya politik itu tidak kejam, namun oknumlah yang salah dalam menjalankan roda politiknya. Begitulah saat ini terjadi di Partai Demokrat Aceh, sementara semuanya diam dan bungkam dengan kondisi itu. (SA)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)