Padangpanjang

Disporbudpar Terus Gali Potensi Daerah

Warta Andalas | Rabu, 15 Januari 2014 - 23:53:52 WIB | dibaca: 1540 pembaca

WARTA ANDALAS, PADANGPANJANG - Pemerintah Kota Padangpanjang terus berupaya mengembangkan usaha kepariwisataan di daerah setempat. Apalagi, kota berjuluk “Serambi Mekah” itu telah menjadi salah satu destinasy pariwisata di Sumatera Barat.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemko Padangpanjang melalui Dinas Pemuda Olaharaga Budaya dan Pariwisat (Porbudpar) terus menggali berbagai potensi termasuk mencari investor yang bersedia untuk berinvestasi.

"Perencanaan pembangunan lokasi wisata terpadu menelan biaya yang cukup besar, sehingga dibutuhkan peran serta pihak ketiga dalam hal ini. Saat ini, sudah ada beberapa investor yang telah bersedia menanamkan modalnya, tetapi sampai saat ini masih dalam tahap penjajakan" kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Padangpanjang Syaiful Bahri
, ketika ditemui kemarin.

Dikatakannya, salah satu perencanaan yang dilakukan adalah pembangunan kereta gantung melalui investor, karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tidak sanggup membiayainya yang diperkirakan mencapai Rp37 miliar.

"Jika dibiayai oleh APBD akan berdampak kepada terhambatnya pembangunan diberbagai sektor. Pembangun kereta gantung tersebut direncanakan di kawasan objek wisata Minang Village kelurahan Silaing Bawah, untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Padangpanjang,” sebut Syaiful Bahri.

Jika kunjungan wisata sudah meningkat, lanjutnya, maka dengan sendirinya juga akan berimplikasi kepada perekonomian masyarakat.

Lokasi kereta gantung memiliki pemandangan yang cukup bagus, karena berada di atas perbukitan dan lokasi objek wisata Mifan water Park.

"Lokasi di kelilingi bukit dan di bawahnya terbentang sungai ke kasawasan hutan konservasi Lembah Anai, sehingga kondisi tersebut, menjadikan daerah itu berpotensi untuk pembangunan kereta gantung," terangnya.

Kereta gantung itu juga akan melengkapi wahana objek wisata yang ada lokasi Mifan, sehingga akan terlihat bervariasi.

Dia menyebutkan, untuk pembangunan kereta gantung itu, sudah memenuhi standar kelayakan yang dilakukan oleh instansi terkait. Selain itu, master plannya juga sudah disiapkan.

Menurut rencananya, jelas dia, kereta gantung akan mengelilingi kompleks Mifan yang memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Dia juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat agar perencanaan pembangunan kereta gantung itu bisa tercapai. (Bento)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)