Bireuen

Direktur Utama PT TPG. H Mukhlis A.Md: Ingin Sukses Eksis Usaha,Punya Tekad dan Doa

Warta Andalas | Selasa, 10 Desember 2019 - 09:23:31 WIB | dibaca: 10143 pembaca

WARTA ANDALAS, BIREUEN - Direktur PT Takabeya Perkasa Group (PT TPG) , H Mukhlis A.Md mengharapkan kepada para mahasiswa Politehnik Negeri Lhokseumawe ( PNL) yang berkunjung ke lokasi Pabrik usahanya di Batee Geulungku Kabupaten Bireuen  mengatakan jika kita ingin sukses kiatnya adalah eksis usaha dengan punya tekad serta terpenting adalah doa.

Demikian motivasi Direktur Utama PT TPG , H Mukhlis A.Md dalam pengantar pembicaraan ketika memaparkan penjelasan terkait keberhasilannya dalam mengelola usaha yang ditujukan kepada para mahasiswa PNL.

“ Jika adek-adek mau sukses yang penting adalah usaha dengan tekad kuat untuk berhasil ,namun terpenting adalah doa sebab tidak ada yang tidak mungkin jika mempunyai semangat dan mau berusaha, jadi nanti kalau sudah selesai kuliah, bagaimana upaya bisa membuka lapangan kerja.” Ungkap H Mukhlis Minggu (8/12) yang juga politisi Partai Golkar yang menjabat Ketua Harian Kabupaten Bireuen.

Pada kesempatan itu, Dosen pembimbing Zulfikar yang memimpin Tim Kunjungan Industri, menyerahkan piagam penghargaan kepada Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Group, H Mukhlis A.Md, yang didampingi isterinya, Sadriah,SKM.

Dosen dan mahasiswa PNL yang melakukan kunjungan industri seusai acara penyambutan dan seremonial lamhsung ke Pabrik Stone Cruiser, AMP, dan Batching Plant PT Takabeya Perkasa Group di Kawasan Cot Batee Geulungku, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen yang langsung dipandu oleh dirinya.

Dalam percakapan sembari berangkat ke Pabrik H Mukhlis bersama dosen dan mahasiswa, menceritakan sekilas kisah tentang perjalanan panjang saat dia memulai merintis usahanya dari nol, hingga bisa sesukses saat ini.

Dijelaskan, pertama meniti karir dengan berusaha mendirikan CV Takabeya Perkasa pada 2000, Kemudian dengan kereja keras dibantu dan dimotivasi keluarga CV berubah jadi PT pada 2005.

Dan prosesi usaha terus berkembang dan seusai tsunami sejumlah 8 perusahaan bernaung di bawahnya dengan memiliki karyawan 200 orang lebih sehingga mampu melaksanakan pekerjaan di bawah Rp 200 miliar.

“ Saya mahasiswa politeknik, tetapi hanya lulusan D3, dan tidak S1. Terus membuka usaha dan perusahaan serta pabrik semua itu karena kerja keras dan punya tekad yang kuat serta dilandasi dengan doa agar berhasil bahkan berbagai resikonya. Nah .. Apalagi kalian yang S1 pasti juga bisa seperti saya jika mau berusaha dan punya kemauan yang keras.” katanya.

Disebutkan, dia menceritakan bahwa kisaran dua tahun lalu dirinya membangun Jembatan Kutablang jalan Medan – Banda Aceh yang rusak akibat banjir , dan mampu diselesaikan dalam waktu 6 bulan dengan anggaran Rp 40 miliar.

“ Jika kita pikirkan jembatan tersebut seharusnya yang mengerjakan adalah BUMN, tetapi kita dipercaya untuk mengerjakannya, karena kita punya tekad Insyaallah siap ,” ungkap Mukhlis. (SA).





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)