Kesehatan

Dinkes Agam Gelar Lokakarya Pengobatan Massal Fillariasis

Warta Andalas | Selasa, 17 September 2013 - 07:30:11 WIB | dibaca: 1627 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengelar lokakarya tentang kepatuhan minum obat dalam  pengobatan masal fillariasis atau kaki gajah se-Kabupaten Agam, di aula dinas tersebut, Senin (16/9).

Kegiatan di ikuti sebanyak 30 orang peserta atas kerjasama dengan Pusat Studi Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (UI) dengan The Task Force Forglobal Health.

Dalam sambutan Kabid Pemkes Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Yulhendri, menyambut baik kegiatan ini dimana telah diagendakan setiap tahun dalam penanganan fillariasis. Selama ini hasilnya belum opimal.

"Kita berharap dengan digelarnya lokakarya ini, dua tahun kedepan tidak ditemukan penyakit fillariasis pada masyarakat Agam," imbuhnya.

Pihaknya juga telah melakukan peninjuan dilapangan dimana  tingkat kepatuhan masyarakat pentingnya mengkonsumsi obat anti fillariasis.

Sementara itu, The Task Force Forglobal Health, Alison Kretel menyampaikan, kegiatan lokakarya ini untuk menyusun alat ukur dan pendekatan yang tepat pada masyarakat, sesuai dengan kondisi ekonomi dan budaya sehingga meningkatkan efektifitas pengobatan massal fillariasis.

Dosen Universitas Indonesia UI Bidang Litbang Rita Darmayanti menambahkan, masih banyak ditemui kendala dalam melakukan pengobatan dilapangan. Sebab masih ada ketakutan dalam diri masyarakat kalau minum obat kaki gajah memiliki efek,

Selain dihadiri The Task Force Forglobal Health Thimothy Linan dan Christiana Titaley, juga dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, guru, jurnalis, LSM, PKK dan tokoh masyarakat di Kabupaten Agam. (jon)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)