Sijunjung

Dinas Pendidikan Sijunjung Gelar Silek Arts Festival 2019

Warta Andalas | Sabtu, 24 Agustus 2019 - 07:38:23 WIB | dibaca: 83 pembaca

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Silek Arts Festival (SAF) Sijunjung Tahun 2019 yang dilaksanakan di Tabek, Perkampungan Adat, Jorong Padang Ranah,Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung selama tiga hari, dari Jum'at sampai dengan Minggu, (23 - 25/8/2019).

Acara yang dibuka Bupati Sijunjung Haji Yuswir Arifin ini ditandai dengan pemukulan gong oleh bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan,Ramler, SH.MM, Ketua LKAAM, Epi Radisman, Ketua IPSI Kab Sijunjung, Zainal Wana, Kadis Kebudayaan Prov Sumbar, Gemala Ranti, Camat Sijunjung, Khalfian beserta Forkopincam.

Hadir pada acara tersebut Kepala Bapppeda, Beni Dwifa Yuswir, SSTP.M.Si,  Kadis Parpora, Afrineldi, SH, Kadis PMN, Khamsiardi, SSTP.M.Si, Kadis Perhubungan, Em Yasri, Kadis Koperindag, Yulizar, MP, Walinagari Sijunjung, Effendi, Ketua BPCB, BPNB Prov Sumbar, Ketua KAN, Niniak Mamak, Alim ulama, Cadiak pandai, Bundo Kanduang, pemuda dan tuo tuo silek yang hadir pada acara tersebut.

Acara ini diawali dengan prosesi adat maarak Jamba oleh bundo kanduang yang diikuti niniak mamak sambil diiringi musik talempong, sementara tamu disambut dengan tari gelombang. Kemudian acara dilanjutkan dengan makan bersama.

Setelah selesai makan bersama dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksana yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ramler, SH.MM yang menyebutkan bahwa, SAF ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan yang tergabung dalam Platfrom Indonesiana yang merupakan sebuah inisiatif baru Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mengembangkan stuktur hubungan terpola antar penyelenggara kegiatan kebudayaan di Indonesia yang dibangun secara gotong royong.

" Tujuan kegiatan ini adalah mewujudkan secara bersama sama UU No.5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, mulai dari tingkat kementrian hingga ke tingkat Provinsi, Kabupaten, Komunitas serta pegiat seni dan budaya yang diawali dengan penyelenggaraan festival," ucapnya.

Dijelaskan Ramler bahwa pelaksanaan SAF tingkat Sumbar dilaksanakan pada 5(lima) Kabupaten-Kota yaitu, Kota Padang dari 19-21 Agustus 2019, Kabupaten Sijunjung dari 23-25 Agustus, Kota Solok 24-25 Agustus, Kota Payakumbuah 26-28 Agustus dan Kabupaten Agam dari 29 - 31 Agustus 2019.

Dan di Sijunjung pada saat ini diikuti 450 orang dari 21 sasaran silek, 11 group anak nagari dalam Kabupaten Sijunjung serta 20 group sasaran silek dari Kabupaten dan Kota se Sumbar yang nantinya akan menampilkan silek, menampilkan kesenian anak nagari, belajar bersama maestro tari tanduak dan boiling (bioskop keliling) serta mengikuti pameran silek, ujar Ramler.

Sambutan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Dra Gemala Ranti, M.Si dikesempatan itu menyebutkan bahwa Silat Arts Festival ini merupakan pelaksanaan yang ke dua kalinya setelah SAF 2018 yang lalu.

"Pada SAF 2018 yang lalu dengan Tagline" Manjapuik Piutang Lamo" fokus pada upaya untuk membangkitkan semangat komunitas seni dan budaya untuk mengekplorasi silek dalam pertunjukan mereka. Tahun 2019 ini, seluruh rangkaian program SAF fokus pada konsep arsip dan dokumentasi dengan Tagline"Sapakaik Mangko Balega," ucapnya.

Konsep Arsip dan Dokumentasi ini diangkat mengingat Sumbar masih belum banyak melakukan Pengarsipan dan Pendokumentasian pengetahuan terkait silek. "Sehingga dalam program kali ini kita berusaha menghimpun kembali seluruh pengetahuan tentang silek," ujarnya

" Untuk itu pada kesempatan kali ini saya berpesan agar kegiatan kebudayaan dan kesenian ini teruslah dikembangkan dan di tingkatkan, karena pada kesempatan seperti inilah kita bisa mempromosikan daerah kita keluar, baik ke provinsi maupun tingkat nasional, semoga kegiatan ini bisa menjadikan langkah untuk memajukan budaya di daerah kita ini," tutup Kadis.

Sambutan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dikesempatan itu mengapresiasi dan penghargaan terimakasih kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang telah memberi kepercayaan terhadap Pemerintah Kabupaten Sijunjung sebagai pelaksana kegiatan Silek Arts Festival Tahun 2019.

"Pada hari ini kita semua tentu merasa bangga khususnya Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Perkampungan Adat Jorong Padang Ranah dan Tanah Bato Kenagarian Sijunjung terus membenahi diri secara pisik dan non pisik agar menuju kawasan Cagar Budaya Dunia," ujarnya.

"Kebanggan ini tentu akan terus kita pertahankan dan kita wujudkan apabila seluruh komponen Kabupaten Sijunjung, mulai dari masyarakat, niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, pemuda dan bundo kanduang serta pemerintah kabupaten saayun salangkah dalam mengurus, merawat dan melestarikan nilai-nilai tradisi dan rumah gadang yang ada diperkampungan adat di Nagari Sijunjung ini, " ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Yuswir Arifin menyebutkan, bahwa di Kabupaten Sijunjung terdapat dua ikon yang berkembang dan tercatat menjadi budaya nasional, yaitu Geopark Silokek dan Perkampungan Adat.

"Seperti kita ketahui,Geopark Silokek sudah merupakan wisata nasional yang memiliki banyak keindahan alam diantaranya terdapat batuan Kars yang sudah ribuan tahun, batu angkek angkek, lokomotif,ada kuburan kuno penemu batubara pertama di sijunjung dan banyak lagi," ujarnya.

Di Perkampungan adat ini uniknya tidak hanya dari rumah adat nya saja, tetapi masyarakat disini masih kental dan masih memakai tradisi yang telah turun temurun.

"Dengan dua ikon di Kabupaten Sijunjung ini, tidak hanya mengangkat nama kedua nagari itu saja, tetapi akan mengangkat pariwisata dan budaya di seluruh nagari yang ada di Kabupaten Sijunjung ini nanti kedepannya," tutup Bupati Yuswir Arifin. (ak/sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)