Dharmasraya

Diduga Pentingkan Klinik Pribadinya, Pasien RSUD Sungai Dareh Keluhkan Pelayanan Dokter

Warta Andalas | Selasa, 05 Desember 2017 - 21:09:18 WIB | dibaca: 1257 pembaca

WARTA ANDALAS, DHARMASRAYA – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Sungai Dareh kabupaten Dharmasraya, kembali dikeluhkan pasien. Alahsatunya, seorang ibu paruhbaya bernama Lin. Kepada Warta Andalas, Selasa (6/12) ia mengaku ingin segera berobat dan sudah berjam-jam menunggu dokter sejak pagi hari, namunhingga jam ditangannya menunjukkan pukul 13.00 WIB, dokter yang ditunggunya tak kunjung masuk.

“Sejak pagi hari saya sudah disini untuk berobat badan saya yang tidak sehat, tteapi sampai jam 1 siang ini, dokternya belum juga masuk,” ujarnya, tampak kecewa.

Dikatakan Lin, kejadian seperti itu sudah dua kali ia alami, sehingga ia mengaku kecewa dan menyayangkan hal tersebut terulang lagi.

Dalam pantauan media ini di RSUD tersebut, selain Lin juga tampak sejumlah pasien lainnya yang tampak kasak kusuk dan terlihat gelisah menunggu kedatangan sang dokter yang diharapkan akan mengobati sakit yang dideritanya.

Sementara itu, direktur Rumah Sakit Umum Sungai Dareh, Drg. Subekti yang beberapa kali hendak dikonfirmasi media ini belum berhasil ditemui karena tidak berada di tempat.

Menanggapi hal itu, Dirman dari LSM Pagar RI mengatakan bahwa pelayanan di rumah sakit umum Dharmasraya ini semakin lama semakin buruk.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena masing-masing dokter yang bertugas di rumah sakit itu lebih fokus bekerja untuk klinik pribadinya, daripada bekerja di rumah sakit tersebut.

“Kenapa saya mengatakan demikian, karena itu fakta. Parahnya lagi, rumah dinas dijadikan juga untuk tempat praktek. Lihat saja rumah dinas yang ada dalam lokasi rumah sakit itu, yang di tempati oleh beberapa dokter di jadikan tempat praktek pribadi. Kenapa dibiarkan oleh kepala daerah,” ungkapnya.

Hal ini, lanjut dia, jelas akan berdampak kepada pelayanan rumah sakit umum Sungai Dareh. Ini artinya penilaian masyarakat tentu Bupati tidak ada niat untuk mensejahterakan masyarakat.

“Apabila Bupati tidak membenahi tentang pelayanan rumah sakit itu, jelas masyarakat Dharmasraya ini akan pergi berobat ke rumah sakit daerah lain,” pungkasnya. (arp)





Komentar : 1
Syamsurijal
07 Desember 2017 - 10:03:59 WIB
Keluhan ini memang sudah banyak dirasakan masyarakat , namun perubahan kearah yg baik belum juga nampak. Mungkin akibat penempatan pengambil kebijakan yg kurang tepat atau bisa juga karena Dokter yg bermental komersil sehingga ia tdk mengutamakan tugasnya. Tindakan tegas Bupati kita tunggu. kapan perlu import dokter dari luar Sumbar yg mau mengabdi di Dharmasraya dengan baik. Dan hantarkan dokter tsb ke luar Dharmasraya.
<<< 1 >>>


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)