Solok

Diduga Lakukan Pungli, Wawako Solok Bakal Panggil Oknum Guru dan Kepsek SMPN 5

Warta Andalas | Jumat, 20 Juli 2018 - 13:26:10 WIB | dibaca: 381 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK -  Wakil Walikota Solok Reiner menegaskan akan memanggil kepala sekolah SMPN 5 Pandan Puti Kelurahan KTK Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok dan oknum guru yang diduga melakukan pungutan liar kepada wali murid. Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang okunum guru SMPN 5 Kota Solok diduga telah melakukan pungutan liar dalam bentuk uang pembangunan dan uang pembelian lemari.

Dengan besarannya Rp. 50.000,- untuk uang pembangunan dan Rp. 20.000,- untuk pembelian lemari per siswa. Padahal Kota Solok sudah menganggarkan pada APBD Kota Solok seluruh biaya operasional sekolah. Mulai dari biaya pembangunan, ATK, buku, bahkan hingga operasional guru dan kepala sekolah, termasuk honor guru non PNS, minus pakaian seragam. 

Reiner menyebutkan apa yang dilakukan oleh oknum guru dan pihak SMPN 5 Kota Solok, berupa dugaan pungli kepada siswa maka pemko akan memberikan sanksi kepada oknum guru dan kepada kepala sekolah tersebut. Yang harus diingat, ujar Reiner, dengan telah dianggarkannya dalam APBD Kota Solok dana pendidikan sebesar 20% maka tidak ada alasan lagi bagi pihak sekolah untuk melakukan pungutan pada siswa dalam bentuk apapun.

Jika pihak sekolah ingin melakukan pembangunan ataupun pembelian ATK dan lainnya pihak sekolah mengusulkannya pada pemko untuk dibahas dalam rapat TAPD bersama Disdik Kota dan DPRD Kota Solok.

"Kita akan panggil oknum guru dan kepala sekolah SMPN 5 tersebut, dan meminta penjelasan kebenaran terjadinya pungutan liar terhadap siswa. Jika ini benar terjadi, itu merupakan tindakan ilegal" Kata Reiner. (zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)