Agam

Didikan Subuh Ceria, Ribuan Santri Padati GOR

Warta Andalas | Senin, 04 Desember 2017 - 16:43:58 WIB | dibaca: 65 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Ribuan santri memadati GOR Padang Baru, guna mengikuti Apel Didikan Subuh Ceria se-Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, dalam rangka Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriyah tahun 2017, di GOR Padang Baru Lubuk Basung, Minggu (3/12).

Kegiatan dimaksud, dibuka Bupati Agam diwakili Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesra, Ir. H. Isman Imran, M.Si, dihadiri Kemenag Agam diwakili Binmas, Camat Lubuk Basung Drs. Murni Idrus, dan KUA Lubuk Basung Asrul, S.HI.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelakasna, Dodi Mulya Putra, SH.I mengatakan, santri tersebut berasal dari 45 TPQ/MDTA yang ada di Kecamatan Lubuk Basung. Di mana, kegiatan itu sebagai kelanjutan Program Mengaji Senang, Mengaji Gembira, karena mengaji tidak hanya fokus dalam ruangan atau di TPO/MDA saja.

Di samping itu, kegiatan tersebut juga sebagai penutup Didikan Subuh Gabungan se-Kecamatan Lubuk Basung, yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

"Setelah pelaksanaan apel, kita juga menggelar beberapa perlombaan bagi santri seperti, Lomba Rangking Satu, Kuis Menyusun Ayat Qur'an, Tarik Tambang, Balap Karung GP 2017, Pacu Kelereng Pakai Sendok, dan Penilaian TPQ/MDTA Teladan,"ujarnya  menjelaskan.

Ia mengaku khawatir jika santri tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut, karena cuaca yang tidak bersahabat. Tetapi sebaliknya, meskipun Lubuk Basung diguyur hujan semalaman, tapi santri yang hadir luar biasa, bahkan pesertanya melebihi tahun sebelumnya.

"Namun, jumlah peserta yang hadir baru laporan sementara, dikabarkan masih ada santri dalam perjalanan menuju lokasi acara," ujarnya lagi.

Isman Imran, mengapresiasi panitia yang sudah menyelenggarakan kegiatan sangat bermakna tersebut. Ada beberapa hal yang bisa dipetik dalam kegiatan itu, seperti sebagai forum silaturahmi antar TPQ/MDA se-Lubuk Basung, mudah-mudahan ini menjadi ajang silaturahmi yang membahagiakan dan menyenangkan.

Ribuan santri padati GOR

Di samping itu, kegiatan tersebut sebagai evaluasi, dan juga menampilkan talenta, keahlian, kepintaran, dan serapan-serapan yang dimiliki santri. Bagi pengelola TPQ/MDA agar menjadikan forum itu sebagai ajang evaluasi, bagaimana mewujudkan pola mengajar lebih baik lagi.

"Ini peningkatan karya nyata kita, bagaimana kita meningkatkan kesadaran beragama kepada anak-anak kita, membangun anak-anak baca tulis Al-Qur'an, dan menyelamatkan generasi muda dari hal yang tidak penting, sehingga merusak diri mereka sendiri," ujarnya berharap.

Dengan demikian, ia mengharapkan guru mengaji di setiap TPQ/MDA, agar membangun, dan mendirikan remaja masjid, karena banyak anak di luar santri yang hadir saat ini, yang diyakini belum tergabung dalam remaja masjid, dhingga mereka berhuruhara ke tempat yang tidak menentu.

"Kepada pihak terkait juga diharapkan, agar mendukung TPQ/MDA untuk mendirikan remaja masjid, sehingga bisa menampung anak-anak yang sudah menyelesaikan kajinya di TPQ/MDA, serta menghindarkan anak-anak dari perbuatan yang merusak diri mereka sendiri," ujarnya lagi.

Di samping itu, tidak lupa juga Isman Imran mengucapkan terimakasih kepada majelis guru, yang telah mengajarkan anak-anak tentang aqidah agama Islam. Diharapkan, selalu mengembangkan pola pendidikan agama yang lebih baik lagi ke depannya, sebagai mewujudkan Gerakan Nagari Madani.

Sementara itu, KUA Lubuk Basung Asrul, SH.I menambahkan, kegiatan itu sebagai ajang motivasi bagi santri untuk mengikuti kegiatan keagaman, khususnya didikan subuh. Didikan subuh disetingi dengan Apel Didikan Subuh Ceria ini agar ada kesadaran anak-anak, bahwa didikan subuh tidak formal, tapi belajar mengaji bisa dalam kondisi rileks, hepi, ceria, dan santai. (jon)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)