Dharmasraya

DHARMASRAYA KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN

Warta Andalas | Kamis, 13 Juli 2017 - 09:49:46 WIB | dibaca: 103 pembaca

WARTA ANDALAS, DHARMASRAYA - Penghargaan demi penghargaan telah di Raih Kabupaten Dharmasraya dibawah kepemimpinan Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Amrizal Dt Rajo Medan (Suka- Aman), dan kali ini satu lagi penghargaan yang telah diterima oleh pemerintah Kabupaten Dharmasraya dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yakni penghargaan Pastika Parahita yang langsung diterima oleh Wakil Bupati Dharmasraya H Amrizal Dt Rajo Medan.

Wakil Bupati Dharmasraya H Amrizal Dt Rajo Medan saat dikonfirmasi mengatakan penghargaan Pastika Parahita Kementerian Kesehatan dianugerahi kepada Kabupaten Dharmasraya yang berhasil menetapkan peraturan daerah dan kebijakan lain terkait dengan perlindungan anak dan masyarakat serta pengendalian konsumsi hasil tembakau.

"Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Menteri Kesehatan kepada Kabupaten Dharmasraya yang berhasil menerapkan peduli kawasan tanpa rokok (KTR) dan pencegahan penyakit menular," kata Wabup.

Atas penghargaan ini, sambungnya, pemerintah turut menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya yang telah mendukung program yang telah dicanangkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Dr Rahmadian mengungkapkan, penyerahan penghargaan tersebut bersama dengan acara aliansi bupati walikota Peduli KTR dan Pengendalian Penyakit tidak menular, yang akan dilaksanakan di D’Alana Hotel dan Convention Center Jogjakarta.

”Penghargaan ini diterima langsung oleh pak wabup,”jelasnya.
Dikatakan Rahmadian, dengan diterimanya penghargaan tersebut tentunya akan lebih memotivasi pemkab Dharmasraya dan masyarakat untuk benar-benar menerapkan KTR dalam kehidupan sehari-hari.

Ditambahkan Rahmadian, Pemerintah Dharmasraya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan melindungi perokok pemula dan masyarakat dari bahaya rokok.

"Kita akan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat menyangkut peraturan kawasan tanpa rokok, serta pencegahan penyakit tidak menular terutama yang disebabkan resiko konsumsi hasil tembakau," pungkasnya. (arp)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)