Sawahlunto

Desa Kolok Nan Tuo Anggarkan Biaya Bangun Jalan Menuju Air Terjun 7 Tingkat

Warta Andalas | Sabtu, 02 Februari 2019 - 20:01:36 WIB | dibaca: 291 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Selain dianugerahi suburnya alam untuk pertanian, ternyata desa Kolok Nan Tuo yang berada di kecamatan Barangin kota Sawahlunto Sumatera Barat, juga dianugerahi pesona keindahan alam yang luar biasa, dan berpotensi besar untuk dijadikan salahsatu objek wisata yang menghasilkan uang.

Salahsatunya adalah, Air Terjun 7 Tingkat Sikunik Bomben yang terletak di dusun Malakutan yang dihiasi dengan panorama keindahan alam serta jernihnya air yang mengalir diantara bebatuan besar nan menawan.

Bicara Air Terjun 7 Tingkat di desa Kolok Nan Tuo ini, sebenarnya bukanlah hal yang baru. Pasalnya, beberapa tahun silam lokasi ini juga pernah di ekspose oleh sejumlah media massa, baik cetak maupun online. Namun amat disayangkan, hingga kini masih belum ada tanggapan yang berarti daari pihak Pemerintah daerah, khususnya dinas terkait.

Menyikapi hal ini, Sabtu (3/2) sejumlah wartawan yang bertugas di Kota Sawahlunto turun ke Desa Kolok Nan Tuo untuk mengunjungi objek wisata Air Terjun tersebut.

Kedatangan rombongan wartawan yang terdiri dari Ketua PWI Sawahlunto Subandi (Singgalang), Ketua DPW Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Barat Amin Pratikno (Warta Andalas), Taufan (Antara) Yosefin (Investigasi) dan Muhammad Haikal (Klik Positif) itu disambut langsung oleh Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Supriadi Mukri atau yang kerap disapa Adeks Rossy didampingi pemuda setempat, Rovi dan Jerry.

Menurut Adeks Rossy, wartawan sebagai mitrakerja Pemerintah dan Masyarakat telah memberikan kontribusi dan apresiasi positif terhadap program pembangunan infrastruktur dan kelengkapan elemen, plus perangkat kegiatan fisik material, mental spritual, pembangunan non-fisik lainnya dalam kerangka pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan untuk mengaktualisasikan jatidirinya.

Untuk itu, dihadapan rombongan wartawan yang datang Adeks Rossy menyampaikan ucapan terimakasih atas dorongan serta dukungan dari eluruh insna Pers yang bertugas di kota ini, yang selama ini telah banyak memberikan kontribusi untuk desa yang ia pimpin.

Terkait potensi wisata Air Terjun itu, Adeks Rossy mengatakan bahwa pihaknya tengah berusaha untuk terus membenahi akses jalan menuju lokasi itu.

Dikatakannya, dari jalan sepanjang sekitar 1800 meter menuju Air Terjun, 100 meter diantaranya sudah di cor beton. Sedangkan sisanya juga akan di selesaikan sehingga diharapkan nantinya akan mempermudah wisatawan yang datang.

“Untuk meneruskan pembangunan jalan ini, kita sudah menganggarkan melalui dana desa (APBDes). Dan untuk jalan berbukit ini, kita juga telah merencanakan untuk membangun jembatan serta tangga, agar nantinya dapat mempermudah para wisatawan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Adeks Rossy, juga akan dibangun 2 jembatan lain untuk menghubungkan sebagai jalan lingkar, sehingga lokasi ini akan mudah diakses dari beberapa arah.

Menanggapi adanya issue pejabat yang mengatakan enggan berhubungan dengan wartawan karena konon “sedikit-sedikit uang”, Adeks Rossy membantah keras hal itu.

“Saya katakan, kedatangan rombongan wartawan untuk mengekspose potensi wisata di desa kami ini tidak ada embel-embel apa pun. Untuk itu, saya ingatkan kepada para kepala desa agar jangan ragu berhubungan dengan wartawan. Sebab, tidak semuanya harus pakai duit,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Subandi. Menurutnya, banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dan bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADesa).

“Insyaallah kawan-kawan Jurnalis Sawahlunto akan tetap mewartakan setiap potensi desa, terutama potensi wisata. Dan saya sangat sependapat, jangan semua diukur dengan uang. Diberi info saja kami sudah senang. Semoga kedepannya kebersamaan seperti ini tetap terjalin dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Yosefin (Pipin) juga menyatakan setuju dengan Subandi. “Kebersamaan dan persaudaraan tidak bisa diukur dengan materi. Kita siap turun kalau Pakde (Panggilan akrab Kepala.red) butuh publikasi,   selagi ada waktu dan kesempatan,” ujarnya.

Rencananya, hari Minggu pekan depan rombongan ini juga akan kembali melakukan expedisi ke Bukit Telletubbiez dan Goa Ngalap Bunian di Dusun Guguak Sumbayang desa Kolok Nan Tuo.

Lokasi yang juga sangat potensial untuk dikembangkan menjadi objek wisata ini, juga luput dari perhatian Pemko dan dinas terkait. Pasalnya, telah bertahun-tahun desa Kolok Nan Tuo menggaungkan agar lokasi ini dijadikan objek wisata. (tim)

Klik tautan ini untuk melihat Air Terjun 7 Tingkat:

https://youtu.be/HZ2y86Zm3lw 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)